JurnalLugas.Com – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam prosesi penganugerahan pangkat istimewa kepada purnawirawan TNI dan Polri, sekaligus pelantikan sejumlah pejabat negara di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Acara tersebut menjadi sorotan publik karena selain penghargaan pangkat kehormatan, Presiden juga memperkuat struktur pemerintahan Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan periode 2024–2029 dengan melantik menteri, wakil menteri, penasihat khusus presiden, hingga kepala lembaga negara.
Dua Purnawirawan Terima Pangkat Kehormatan
Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 84/TNI Tahun 2025 dan Keppres Nomor 85/POLRI Tahun 2025, Presiden Prabowo menganugerahkan pangkat Jenderal TNI Kehormatan kepada Letjen TNI (Purn.) Djamari Chaniago serta Jenderal Polisi Kehormatan kepada Komjen Pol (Purn.) Ahmad Dofiri.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan penghargaan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk pengakuan negara atas dedikasi yang telah diberikan.
“Keputusan ini adalah penghormatan atas jasa dan pengabdian panjang. Meski telah purna tugas, saya berharap saudara tetap berkontribusi bagi bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo.
Susunan Menteri dan Pejabat Baru
Pada kesempatan yang sama, Presiden melantik sejumlah pejabat strategis. Beberapa di antaranya:
- Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
- Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.
- Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
- Farida Faricha sebagai Wakil Menteri Koperasi.
Selain itu, beberapa posisi penting juga diisi oleh pejabat baru, seperti:
- Angga Raka Prabowo dipercaya menjadi Kepala Pusat Komunikasi dan Opini Publik (PCO).
- Rohmat Marzuki dilantik sebagai Wakil Menteri Kehutanan.
- Jenderal Pol (Purn.) Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Kamtibmas dan Reformasi Kepolisian.
- Mohamad Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Pelantikan juga mencatat nama Nanik Sudaryati Deyang dan Soni Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), serta Sarah Sadiqa yang kini resmi menjabat Kepala LKPP menggantikan pejabat sebelumnya.
Konsolidasi Kabinet Merah Putih
Langkah Presiden ini dinilai sebagai upaya memperkuat soliditas Kabinet Merah Putih sekaligus menjawab tantangan pemerintahan di periode sisa masa jabatan.
Menurut seorang analis politik, pelantikan kali ini memperlihatkan keseimbangan antara tokoh sipil, birokrat, dan purnawirawan TNI-Polri.
“Kombinasi ini mencerminkan strategi Presiden dalam merangkul semua elemen untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional,” jelas pengamat yang enggan disebutkan namanya.
Dengan kehadiran Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di acara tersebut, suasana kian menegaskan sinergi antara pemerintah dan institusi pertahanan dalam menjaga kedaulatan negara.
Baca berita lengkap dan update terbaru hanya di JurnalLugas.Com






