Golkar Tegaskan AMPG Jadi Garda Depan Politik Bersih Tanpa Transaksi Uang

JurnalLugas.Com – Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Sari Yuliati, menekankan perlunya generasi muda, khususnya kader Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), tampil dengan politik yang bersih. Ia mengingatkan bahwa simpati rakyat tidak boleh diraih lewat praktik politik uang, melainkan melalui karya nyata, kreativitas, dan kedekatan dengan masyarakat.

Menurut Sari, anak muda Golkar harus menjadi ujung tombak perubahan, baik di lapangan maupun di ruang digital. “Perjuangan politik akan lebih kuat bila didasarkan pada ide dan gagasan yang menyentuh kebutuhan rakyat, bukan transaksi uang,” ucapnya dalam sesi Diklat Kader Muda Nasional yang digelar PP AMPG di Jakarta, Sabtu (4/10).

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Resmi! Bahlil Lahadalia Diangkat Jadi Anggota Kehormatan Kosgoro 1957

Legislator Komisi III DPR RI itu juga menggarisbawahi, regenerasi politik tidak boleh sekadar simbolis. Kader muda, lanjutnya, mesti menjadi motor penggerak yang menawarkan politik berintegritas, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Pada forum yang sama, Yorrys Raweyai, Ketua Umum PP AMPG periode 2004–2015, menyampaikan pandangan terkait arah organisasi. Ia menilai, pola lama dalam mengelola organisasi kepemudaan tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman.

“Generasi saat ini harus diberi ruang untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Itulah cara agar AMPG bisa terus relevan,” jelas Yorrys di hadapan para ketua Pengurus Daerah AMPG.

Baca Juga  Dirjen Kemendagri 80% Warga Indonesia Masih Tergoda Politik Uang di Pemilu

Baik Sari maupun Yorrys memberikan apresiasi terhadap semangat kader AMPG yang berkomitmen meningkatkan kapasitas diri serta berkontribusi untuk masa depan partai dan bangsa. Harapannya, semangat pembaruan ini mampu melahirkan politik bersih yang lebih dekat dengan rakyat.

Baca berita politik terbaru di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait