Update Harga Sembako, Cabai Meroket, Telur Ayam & Minyak Goreng Naik Tipis

JurnalLugas.Com — Harga sejumlah bahan pangan strategis di Indonesia kembali mengalami pergerakan. Berdasarkan laporan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, beberapa komoditas utama seperti cabai rawit merah dan telur ayam ras mencatat kenaikan harga di awal pekan ini.

Menurut data PIHPS per Senin (3/11/2025) pukul 09.50 WIB, harga cabai rawit merah berada di level Rp39.300 per kilogram (kg). Sementara itu, telur ayam ras dijual dengan harga rata-rata Rp31.050 per kg di tingkat pedagang eceran nasional.

Bacaan Lainnya

Selain dua komoditas tersebut, PIHPS juga mencatat harga bawang merah di angka Rp45.250 per kg dan bawang putih sebesar Rp39.050 per kg. Kenaikan tipis ini dinilai masih dalam batas wajar menjelang akhir tahun.

Harga Beras Tetap Stabil di Pasar Tradisional

Untuk komoditas beras, pergerakan harga cenderung stabil. Berdasarkan kategori kualitas, beras kualitas bawah I dijual seharga Rp14.400 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II di angka Rp13.800 per kg.
Adapun beras kualitas medium I berada di harga Rp16.050 per kg, dan medium II Rp15.500 per kg.
Sementara itu, beras kualitas super I tercatat Rp16.900 per kg, dan super II Rp16.400 per kg.

Baca Juga  Harga Cabai dan Telur Naik, PIHPS Catat Pergerakan Harga Pangan Nasional per Hari Ini

Seorang analis ekonomi pertanian yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Stabilnya harga beras di pasar nasional menunjukkan ketersediaan pasokan masih cukup baik, meski ada tekanan dari biaya distribusi dan iklim.”

Komoditas Cabai dan Daging Ikut Bergerak

Harga cabai jenis lain juga mengalami fluktuasi. Cabai merah besar kini berada di harga Rp51.450 per kg, cabai merah keriting di Rp52.000 per kg, dan cabai rawit hijau di Rp28.900 per kg.

Sementara untuk daging, daging ayam ras tercatat Rp36.450 per kg, daging sapi kualitas I Rp132.900 per kg, dan daging sapi kualitas II di kisaran Rp126.750 per kg.

Gula dan Minyak Goreng Masih Jadi Sorotan

Komoditas bahan pokok lain seperti gula pasir premium tercatat di harga Rp20.100 per kg, sedangkan gula pasir lokal di Rp17.850 per kg. Untuk kebutuhan rumah tangga, minyak goreng curah dijual seharga Rp18.800 per liter, sementara minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp23.250 per liter, dan merek II Rp21.100 per liter.

Baca Juga  Harga Pangan Hari Ini Cabai Rawit Turun Beras Medium Bulog Bawang Naik

Menurut pengamat ekonomi pangan, “Harga minyak goreng dan gula masih relatif tinggi akibat biaya logistik dan bahan baku yang belum sepenuhnya stabil di tingkat global,” ujarnya.

Analisis Stabilitas Harga Menjelang Akhir Tahun

Secara umum, harga pangan strategis nasional menunjukkan tren stabil dengan fluktuasi ringan pada beberapa komoditas. Faktor cuaca, distribusi pasokan, dan biaya transportasi menjadi variabel utama yang mempengaruhi harga di pasar ritel.

Pemerintah bersama Bank Indonesia melalui PIHPS terus melakukan pemantauan agar harga bahan pokok tetap terkendali dan daya beli masyarakat tidak terganggu menjelang musim liburan akhir tahun.

Untuk pembaruan harian harga pangan dan analisis ekonomi nasional lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait