Prabowo Utang Whoosh Aman, “Indonesia Negara Kuat, Tidak Perlu Panik”

JurnalLugas.Com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait isu utang proyek Kereta Cepat Whoosh. Ia memastikan seluruh aspek keuangan sudah diperhitungkan dengan matang dan tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan.

“Enggak usah khawatir soal ribut-ribut Whoosh. Saya sudah pelajari, tidak ada masalah. Saya tanggung jawab penuh terhadap itu semua,” ujar Prabowo saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Selasa (5/11/2025).

Bacaan Lainnya

Menurut Kepala Negara, proyek transportasi cepat pertama di Asia Tenggara itu merupakan bentuk nyata kemajuan teknologi dan pelayanan publik. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia bukan negara sembarangan dan mampu menanggung seluruh kewajiban finansial proyek strategis nasional tersebut.

“Indonesia bukan negara sembarangan. Kita sudah hitung semuanya, dan tidak ada masalah. PT KAI tidak perlu khawatir. Rakyat kita layani, kita berjuang untuk rakyat, teknologi, semua sarana itu tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Manfaat Whoosh untuk Rakyat dan Subsidi Pemerintah

Presiden juga menjelaskan bahwa kereta cepat Whoosh memberikan banyak manfaat bagi masyarakat luas. Pemerintah, katanya, terus menjalankan kebijakan subsidi hingga 60 persen terhadap biaya perjalanan kereta api sebagai bentuk public service obligation (PSO).

“Semua transportasi publik adalah tanggung jawab Presiden Republik Indonesia. Manfaatnya besar untuk rakyat, dan subsidi ini bentuk kehadiran negara,” kata Prabowo.

Ia menegaskan, sumber dana subsidi berasal dari pajak dan kekayaan negara yang dikelola untuk kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menghapus praktik korupsi dan penyelewengan anggaran.

“Uang rakyat itu dari pajak dan kekayaan negara. Maka kita harus mencegah semua kebocoran. Pemerintah tidak boleh membiarkan siapa pun mencuri kekayaan negara,” ujarnya.

Prabowo Minta Isu Utang Whoosh Tidak Dipolitisasi

Lebih lanjut, Prabowo meminta agar isu utang Whoosh tidak dijadikan alat politik. Ia menyebut seluruh perhitungan keuangan proyek sudah melalui kajian yang matang dan berada dalam kemampuan negara untuk membayar.

“Saya sudah pelajari masalahnya. Indonesia sanggup membayar dan itu wajar. Jadi jangan dipolitisasi soal Whoosh,” tegas Presiden.

Ia juga menyerukan agar masyarakat tetap tenang dan percaya pada kekuatan ekonomi nasional. “Bangsa kita kuat, bangsa kita kaya. Yang penting, pemerintah tidak boleh lengah dan tidak boleh dibohongi,” ucapnya.

Dengan pernyataan tegas tersebut, Presiden Prabowo ingin memastikan bahwa proyek Whoosh bukan beban bagi negara, melainkan investasi besar untuk kemajuan transportasi nasional.

Baca berita lainnya JurnalLugas.com

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Eddy Soeparno Bersih-Bersih Korupsi di Pertamina Langkah Presiden Harus Didukung

Pos terkait