Kabar Baik! Dana Rp3 Miliar per Kopdes Langsung Cair, Pemerintah Targetkan 80.000 Unit Aktif Tahun Depan

JurnalLugas.Com – Pemerintah melakukan penyesuaian skema pembiayaan bagi program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih untuk mempercepat pemerataan ekonomi dan pembangunan koperasi di seluruh Indonesia. Program ini menargetkan pembangunan 80.000 unit koperasi aktif hingga Maret 2026.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Ahmad Zabadi, menjelaskan bahwa pola pembiayaan kini tidak lagi disalurkan langsung oleh bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), melainkan diubah menjadi pembiayaan investasi capital expenditure (capex) senilai Rp2,5 miliar per koperasi dari total plafon Rp3 miliar.

Bacaan Lainnya

Zabadi mengatakan, dana capex digunakan untuk pembangunan sarana fisik koperasi seperti gerai, gudang, hingga kendaraan operasional agar kegiatan usaha bisa berjalan lancar.

“Selain itu, fasilitas usaha seperti klinik dan apotek juga akan disediakan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar,” tuturnya di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Dari total plafon tersebut, Rp500 juta dialokasikan sebagai modal kerja (opex) yang difokuskan untuk mendukung kegiatan operasional koperasi sehari-hari.

Agrinas dan TNI Kawal Pembangunan Infrastruktur

Zabadi menambahkan, proyek infrastruktur Kopdes/Kel Merah Putih dilaksanakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) dengan dukungan penuh dari TNI untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan tepat sasaran.

Fasilitas yang dikembangkan mencakup tujuh jenis gerai wajib, yaitu kantor koperasi, gerai kebutuhan pokok, unit simpan pinjam, klinik, apotek, gudang pendingin (cold storage), serta sarana logistik yang meliputi gudang dan kendaraan pengangkut.

“Kami saat ini berfokus pada pembangunan infrastruktur sebagai bagian utama dari investasi capex, sambil menunggu finalisasi aturan terbaru dari Kementerian Keuangan,” jelas Zabadi.

Target Cepat: 80.000 Tanah dan Koperasi Aktif

Kementerian Koperasi menargetkan pembangunan fisik koperasi berlangsung masif dalam waktu dekat. Saat ini, sudah terdapat lebih dari 8.000 unit Kopdes/Kel Merah Putih yang mulai beroperasi di berbagai wilayah.

Pada November 2025, pemerintah menargetkan 40.000 bidang tanah telah terdata, dengan 20.000 titik lokasi segera memulai pembangunan. Sementara pada Desember 2025, target meningkat menjadi 40.000–50.000 lokasi baru, sehingga total lahan yang siap dikelola dapat mencapai 80.000 bidang.

Semua pembangunan infrastruktur Kopdes/Kel Merah Putih ditargetkan selesai sepenuhnya pada Maret 2026.

Didukung Skema Kredit Perbankan Himbara

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menyampaikan bahwa proyek pembangunan ini dibiayai melalui kredit perbankan Himbara yang disalurkan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero). Dana tersebut digunakan untuk mendanai pembangunan fisik koperasi, fasilitas logistik, dan penyediaan perlengkapan operasional.

Ferry menilai, program Kopdes/Kel Merah Putih merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali semangat ekonomi gotong royong di tingkat desa sekaligus memperkuat posisi koperasi sebagai penggerak ekonomi nasional.

Baca berita ekonomi dan kebijakan nasional terbaru hanya di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Budi Arie Semua Notaris Bisa Terbitkan Akta Koperasi Desa

Pos terkait