JurnalLugas.Com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi merilis daftar 33 peserta yang dinyatakan lolos seleksi penulisan makalah untuk enam posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Para peserta selanjutnya akan menjalani tahapan asesmen kompetensi serta tes kesehatan pada akhir November 2025.**
Ketua Panitia Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama KPK, Ranu Mihardja, menegaskan bahwa hasil seleksi yang diumumkan merupakan bagian dari tahapan panjang rekrutmen berbasis merit system.
Dalam keterangannya, Ranu memastikan proses berlangsung transparan dan berfokus pada integritas serta kemampuan kepemimpinan peserta.
Ranu menyampaikan bahwa peserta yang lolos adalah mereka yang mampu menunjukkan pemahaman strategis terhadap tugas jabatan melalui penulisan makalah. Ia menegaskan bahwa proses seleksi tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga karakter, visi, dan komitmen antikorupsi.
Tahapan Seleksi Berikutnya
- Asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural:
26–28 November 2025, berlangsung di Pusat Penilaian Kompetensi ASN Badan Kepegawaian Negara, Jakarta. - Tes kesehatan fisik dan jiwa:
29 November 2025 di Tirta Medical Center, Jakarta.
Menurut Ranu, asesmen berikutnya dirancang untuk memastikan pemilihan pemimpin yang tidak hanya kompeten secara administrasi tetapi juga siap bekerja di lingkungan tekanan tinggi.
Ia menjelaskan bahwa jabatan strategis di KPK menuntut ketahanan mental, konsistensi moral, dan kecakapan dalam mengelola tim. “Prinsipnya, hanya peserta yang benar-benar memenuhi standar itu yang akan lolos ke tahap akhir,” imbuhnya.
Daftar 33 Peserta Lolos Seleksi Penulisan Makalah
A. Kepala Biro Hukum
- Eko Setiawan – Kementerian BUMN
- Farhan Abdi Utama – BKN
- Iskandar Marwanto – KPK
- Richard Marpaung – KPK
- Syahmardan – Kementerian Hukum
- Wahyu Tri Hartomo – Kemenkum
B. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat
- Budi Affandi – Kementerian Agama
- Danang Sri W. Riyanto – Kemenko Perekonomian
- Jerry Kurniawan – Kementerian Keuangan
- Johnson Ridwan Ginting – KPK
- Kunto Ariawan – KPK
- Rahmaluddin Saragih – KPK
C. Direktur Penyelidikan
- Achmad Taufik – KPK
- Farhan – Kejaksaan Agung
- Nasidin – KPK
- Tessa Mahardhika Sugiarto – KPK
D. Direktur Penuntutan
- Adhryansah – Kejagung
- Agustinus Heri Mulyanto – Kejagung
- Budhi S – KPK
- Dandeni Herdiana – Kejagung
- Wagiyo – Kejagung
E. Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V
- Asep Rahmat – KPK
- David Hartono Hutauruk – KPK
- Eddy Taufiq – Pemkab Mojokerto
- Jackson Simamora – BPIP
- Maruli Tua – KPK
- Niken Wulandari – Pemkab Bintan
F. Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi
- Dadi Mulyady – KPK
- Dzikran Kurniawan – Pemprov DKI Jakarta
- Kuswanto – KPK
- Rino Haruno – KPK
- Taryanto – KPK
- Teguh Widodo – KPK
KPK: Seleksi Berbasis Integritas untuk Perkuat Kapasitas Lembaga
Dalam penjelasan lebih lanjut, panitia seleksi menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan pilar dasar pemberantasan korupsi.
Ranu menekankan bahwa rekruitmen JPT Pratama bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi bagian dari upaya memperkuat organisasi. Ia menyebut bahwa pimpinan baru diharapkan membawa pendekatan kerja yang inovatif dan tegas dalam menghadapi dinamika korupsi.
Proses Penetapan Akhir
Setelah menyelesaikan asesmen dan tes kesehatan, peserta dengan skor tertinggi akan mengikuti proses final berupa penetapan pejabat. Bila tidak ada perubahan jadwal, pelantikan diproyeksikan berlangsung pada akhir Desember 2025 atau awal Januari 2026.
Tahapan tersebut menjadi fase paling menentukan karena menyangkut keputusan strategis KPK dalam memilih pemimpin baru pada enam posisi vital.
Seleksi rekrutmen pejabat tinggi KPK memasuki babak penting. Publik kini menaruh harapan besar pada proses yang sedang berlangsung agar menghasilkan pemimpin berintegritas, kompeten, dan berani dalam memperkuat agenda pemberantasan korupsi di Indonesia.
Bacaan lengkap dan berita investigatif lainnya di:
https://JurnalLugas.Com






