Korban Banjir Sumut Terus Bertambah, BNPB 217 Tewas, dan Ratusan Jiwa Hilang

JurnalLugas.Com — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memaparkan perkembangan terkini penanganan darurat bencana banjir, banjir bandang, dan longsor yang menerjang tiga provinsi di Pulau Sumatera. Dalam laporan resmi pada Senin, 1 Desember 2025, ia menegaskan bahwa jumlah korban terus menunjukkan peningkatan seiring intensifnya operasi pencarian di lapangan.

Menurut Suharyanto, kondisi terparah masih terjadi di wilayah Sumatera Utara. “Korban jiwa bertambah lagi karena Tim SAR Gabungan berhasil menemukan beberapa warga yang sebelumnya dinyatakan hilang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa dinamika data seperti ini merupakan hal yang kerap terjadi dalam situasi bencana besar. “Data terus berkembang seiring proses asesmen dan pencarian. Saat ini untuk Sumatera Utara, tercatat 217 jiwa meninggal dunia dan 209 lainnya masih hilang,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  BNPB Indonesia Dihantam 3.472 Bencana di 2024 Ini Solusi Cegah Krisis Lebih Parah

Daerah terdampak di provinsi tersebut meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, hingga Humbang Hasundutan. Meski bencana mulai terjadi sejak 25 November 2023, status darurat bencana baru ditetapkan oleh Gubernur Sumatera Utara pada 27 November 2023 setelah dampak kerusakan meluas.

Di tiga provinsi Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat BNPB bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan terus mengerahkan kekuatan penuh dalam operasi pencarian dan pertolongan. Distribusi bantuan logistik melalui jalur darat dan udara dipercepat, meskipun sejumlah akses vital seperti jembatan dan jalan utama mengalami kerusakan berat.

Baca Juga  Hidrometeorologi Landa Madina, Pemda Status Tanggap Bencana

Suharyanto menegaskan bahwa pusat komando terpadu tetap bekerja maksimal. Seluruh unsur terkait melakukan koordinasi intensif guna memastikan evakuasi korban, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta percepatan pembukaan akses yang terisolasi. Upaya penanganan darurat dipastikan tetap menjadi prioritas hingga seluruh warga terdampak dapat tertangani.

Informasi lengkap dan laporan perkembangan lain dapat diakses melalui JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait