JurnalLugas.Com – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengusulkan agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilakukan melalui DPRD. Usulan ini disampaikan dalam perayaan HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, yang juga dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Bahlil menilai sistem pemilihan kepala daerah langsung menimbulkan beban politik dan biaya yang tinggi. Ia menyarankan agar pemilihan dilakukan melalui DPRD kabupaten/kota. “Setelah dikaji, pemilihan lewat DPRD lebih praktis dan tidak membingungkan,” kata Bahlil.
Lebih lanjut, Bahlil menekankan bahwa pembahasan RUU politik sebaiknya dilakukan secara hati-hati, komprehensif, dan melibatkan masukan para ahli. Meski demikian, ia tetap menyimpan kekhawatiran jika MK membatalkan atau mengubah undang-undang yang sudah disahkan.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan dukungannya terhadap wacana ini. Menurutnya, pemilihan kepala daerah melalui DPRD bisa menjadi solusi untuk mengurangi biaya politik yang terlalu tinggi. “Beberapa negara seperti Malaysia dan India menjalankan sistem ini dengan sukses dan efisien,” kata Prabowo.
Prabowo juga menegaskan bahwa persaingan politik harus diakhiri dengan persatuan dan kerja sama. Menurutnya, demokrasi yang sehat menuntut semua pihak bersatu setelah proses pemilihan selesai.
Wacana ini menjadi sorotan karena menandai potensi perubahan mekanisme Pilkada di Indonesia, dari pemilihan langsung menjadi pemilihan melalui DPRD, dengan tujuan efisiensi dan pengurangan biaya politik.
Namun dinilai membungkam demokrasi rakyat, suara DPRD bukan seutuhnya aspirasi masyarakat, pemimpin rakyat bukan pemimpin DPRD.
Untuk informasi terbaru dan lengkap, kunjungi JurnalLugas.Com.






