JurnalLugas.Com – Aksi pencurian hewan ternak di wilayah Bangkalan, Madura, Jawa Timur, berakhir tragis. Seorang terduga pelaku pencurian sapi tewas setelah ditembak aparat kepolisian karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.
Peristiwa tersebut terjadi ketika tim kepolisian melakukan pengejaran terhadap pelaku yang aksinya sempat terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga. Dalam rekaman itu, terlihat pelaku berusaha kabur meski sudah dikejar dan diminta menyerahkan diri oleh petugas.
Namun, imbauan polisi tidak diindahkan. Pelaku justru mengeluarkan senjata tajam dan mengancam keselamatan petugas. Aparat telah melepaskan dua kali tembakan peringatan, tetapi pelaku tetap nekat melawan demi meloloskan diri.
Situasi semakin berbahaya saat pelaku menyabetkan senjata tajam ke arah polisi. Akibat serangan tersebut, seorang anggota kepolisian mengalami luka sobek di bagian perut dan punggung.
Melihat ancaman serius terhadap keselamatan petugas, polisi akhirnya melepaskan satu tembakan terarah ke tubuh pelaku. Tak lama setelah itu, pelaku terjatuh dan tidak sadarkan diri.
Pelaku kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong. Dokter menyatakan pelaku meninggal dunia akibat kehabisan darah.
Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Kusmono, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan pembuntutan intensif. Dari tiga orang yang terlibat, salah satu pelaku diketahui merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan.
“Tim kami berjumlah sekitar sembilan personel. Pelaku yang ditembak ini tercatat pernah ditangani Polres Bangkalan pada 2020 dalam kasus serupa,” ujar AKBP Hendro singkat.
Pihak kepolisian menegaskan tindakan tegas tersebut dilakukan sebagai langkah terakhir demi menjaga keselamatan petugas dan masyarakat. Kasus ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi pelaku kejahatan agar tidak melakukan perlawanan yang membahayakan nyawa orang lain.
Baca berita kriminal dan peristiwa terkini lainnya hanya di https://JurnalLugas.Com






