Resmi! Mutasi Polri Angkat 35 Polwan Duduki Jabatan Strategis, Wakapolda, dan Kapolres

JurnalLugas.Com — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap penguatan sumber daya manusia dengan menempatkan perwira polisi wanita (Polwan) di sejumlah posisi strategis. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Telegram mutasi dan promosi jabatan yang diterbitkan Polri pada 15 Desember 2025.

Langkah tersebut menandai semakin terbukanya ruang kepemimpinan bagi Polwan, mulai dari jabatan wakil kepala kepolisian daerah (wakapolda) hingga kepala kepolisian resor (kapolres). Mutasi ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pembinaan karier dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa rotasi jabatan merupakan mekanisme rutin dalam organisasi Polri. Menurutnya, mutasi tidak hanya bertujuan untuk penyegaran organisasi, tetapi juga sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan efektivitas tugas kepolisian di lapangan.

Salah satu penempatan penting dalam mutasi kali ini adalah penunjukan Brigjen Pol Dr. Sulastiana sebagai Wakapolda Papua Barat. Penugasan ini dinilai strategis mengingat wilayah Papua Barat memiliki tantangan keamanan dan sosial yang membutuhkan kepemimpinan kuat serta pendekatan yang adaptif.

Baca Juga  Yusril Hanya Presiden dan DPR Berwenang Ubah Struktur Polri

Selain itu, Polri juga memberikan promosi kepada 17 Polwan dengan pangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol). Mayoritas dari mereka dipercaya mengisi posisi Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO) di berbagai Polda. Beberapa wilayah yang mendapat penguatan struktur ini antara lain Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, hingga sejumlah Polda di kawasan Indonesia Timur.

Menurut Trunoyudo, penguatan Direktorat PPA dan PPO mencerminkan keseriusan Polri dalam memberikan perlindungan maksimal bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan lainnya. Kehadiran Polwan di posisi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pola penanganan yang lebih empatik, humanis, serta cepat merespons kebutuhan korban.

Tidak hanya di tingkat Polda, enam Polwan juga dipercaya memimpin satuan kewilayahan sebagai kapolres. Mereka ditempatkan di Kabupaten Karimun, Majalengka, Batang, Tebing Tinggi, Purbalingga, dan Samosir. Penunjukan ini memperlihatkan bahwa Polwan kini memiliki peran signifikan dalam pengambilan keputusan strategis di daerah.

Baca Juga  Call Center 110 Polri Gratis 24 Jam, DPR Jangan Ragu Laporkan Kejahatan

Secara keseluruhan, mutasi Desember 2025 mencatat sebanyak 35 Polwan menerima promosi jabatan dan kenaikan pangkat. Selain itu, mutasi ini juga melibatkan 50 perwira tinggi dan menengah dalam kategori khusus, 79 personel yang mengikuti pendidikan lanjutan, serta 11 personel yang memasuki masa purna tugas.

Dengan rotasi dan promosi tersebut, Polri berharap organisasi semakin solid, adaptif, dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan. Kepemimpinan yang beragam, termasuk peran aktif Polwan, diyakini mampu memperkuat kepercayaan publik serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di seluruh Indonesia.

Baca berita dan analisis aktual lainnya hanya di https://jurnalluguas.com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait