JurnalLugas.Com — Perkembangan kasus dugaan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali menjadi sorotan publik. Salah satu pihak yang berstatus tersangka, Roy Suryo, menegaskan bahwa dirinya tidak membutuhkan permintaan maaf dari Jokowi, meski mantan presiden itu menyatakan terbuka untuk memaafkan pihak-pihak yang menuding keaslian ijazahnya.
Roy Suryo menilai wacana maaf tidak menyentuh substansi persoalan. Menurutnya, sejak awal isu ini bergulir, fokus utamanya adalah pembuktian dokumen secara hukum dan terbuka, bukan urusan pribadi antarindividu. Ia pun menyatakan siap menghadapi seluruh proses hukum yang kini berjalan di Polda Metro Jaya.
“Dari awal ini bukan soal maaf atau tidak maaf. Yang kami dorong adalah pembuktian, supaya semuanya terang,” ujar Roy singkat saat dimintai keterangan, Minggu, 28 Desember 2025.
Roy juga menyebut langkah yang ia tempuh sejalan dengan rekannya, Rismon Sianipar, yang turut menjadi tersangka dalam perkara serupa. Ia menegaskan bahwa kritik dan sikap yang disampaikannya bertujuan untuk mendorong perbaikan sistem demokrasi, khususnya dalam seleksi calon presiden dan wakil presiden agar lebih transparan terkait latar belakang pendidikan.
Menurut Roy, riwayat pendidikan pejabat publik seharusnya dapat diakses dan diuji secara terbuka demi menjaga kepercayaan masyarakat. Ia menilai keterbukaan tersebut penting agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di kemudian hari.
Sementara itu, Jokowi sebelumnya menyatakan bahwa secara pribadi dirinya membuka pintu maaf bagi pihak-pihak yang kini berhadapan dengan hukum akibat tudingan ijazah palsu. Namun, Jokowi menegaskan bahwa sikap pribadi tidak bisa mencampuri proses hukum yang sedang berjalan.
“Kalau urusan pribadi, memaafkan itu bisa saja. Tapi proses hukum tetap berjalan sesuai aturan,” kata Jokowi dalam pernyataannya.
Hingga kini, kasus dugaan ijazah tersebut masih bergulir dan terus menarik perhatian publik. Selain menyangkut figur nasional, perkara ini juga dinilai dapat menjadi momentum evaluasi keterbukaan data pejabat negara di masa depan.
Ikuti perkembangan berita nasional terpercaya hanya di https://JurnalLugas.Com






