JurnalLugas.Com – Thomas M. Djiwandono akhirnya resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Penetapan ini dilakukan setelah Komisi XI DPR RI menyepakati hasil rapat internal untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Juda Agung, yang mengundurkan diri pada 13 Januari 2026.
Nama Thomas sebelumnya telah masuk dalam daftar kandidat usulan pemerintah. Proses pemilihan berlangsung melalui tahapan uji kelayakan dan kepatutan sebelum akhirnya disetujui DPR.
“Keputusan diambil melalui mekanisme internal Komisi XI,” ujar sumber di DPR RI singkat.
Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan
Thomas M. Djiwandono, yang akrab disapa Tommy, lahir di Jakarta, 7 Mei 1972. Ia berasal dari keluarga yang memiliki rekam jejak panjang di sektor ekonomi dan politik nasional.
Ayahnya, Soedradjad Djiwandono, dikenal sebagai mantan Gubernur Bank Indonesia, sementara ibunya, Biantiningsih Miderawati, merupakan kakak kandung Presiden Prabowo Subianto.
Pendidikan Thomas ditempuh secara internasional. Ia mengawali studi di SMP Kanisius Menteng, Jakarta, lalu melanjutkan ke Haverford College, Pennsylvania, Amerika Serikat, dengan gelar Sarjana Sejarah. Gelar Magister Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional diraihnya dari Johns Hopkins University – School of Advanced International Studies (SAIS) di Washington, D.C.
Dari Jurnalis hingga Analis Keuangan
Karier profesional Thomas Djiwandono dimulai dari dunia jurnalistik. Pada 1993, ia tercatat sebagai wartawan magang Majalah Tempo, lalu menjadi wartawan di Indonesia Business Weekly pada 1994.
Pengalamannya kemudian berlanjut ke sektor keuangan internasional. Ia pernah bekerja sebagai analis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong, yang memperkaya perspektifnya di bidang pasar modal dan ekonomi global.
Peran di Dunia Bisnis
Pada 2006, Thomas bergabung ke dunia agrobisnis setelah diminta pamannya, Hashim Djojohadikusumo, untuk memperkuat Arsari Group. Di perusahaan tersebut, ia menjabat sebagai Deputy Chief Executive Officer (CEO) dan terlibat dalam pengembangan bisnis strategis.
Kiprah Politik dan Pemerintahan
Di ranah politik, Thomas aktif di Partai Gerindra. Ia pernah maju sebagai calon legislatif dari Kalimantan Barat dan kini menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra.
Pengelolaan keuangan partai yang dinilai transparan membuat Gerindra pernah memperoleh apresiasi dari Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW).
Dalam pemerintahan, Thomas juga memiliki peran strategis. Ia pernah menjadi anggota Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo–Gibran Bidang Ekonomi dan Keuangan, sebelum akhirnya dipercaya sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Tantangan di Bank Indonesia
Dengan pengangkatan sebagai Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono diharapkan mampu memperkuat stabilitas moneter, menjaga ketahanan sistem keuangan, serta mendorong sinergi kebijakan fiskal dan moneter di tengah dinamika ekonomi global.
Pengalaman lintas sektor jurnalistik, keuangan, bisnis, dan politik menjadi modal penting dalam menjalankan tugas strategis di bank sentral.
Baca berita ekonomi dan politik terpercaya lainnya di: https://JurnalLugas.Com






