JurnalLugas.Com – Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta merancang strategi khusus guna menjaga ketersediaan stok darah selama Ramadan hingga libur Lebaran 2026.
Langkah yang diambil tidak hanya memperkuat layanan donor, tetapi juga menghadirkan stimulus bagi masyarakat berupa paket kebutuhan pokok bagi para pendonor di seluruh unit pelayanan darah.
Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani, menuturkan bahwa program ini difokuskan pada periode menjelang dan sesudah Lebaran, saat jumlah pendonor cenderung menurun.
Ia menyampaikan bahwa PMI memberikan apresiasi dalam bentuk paket sembako kepada warga yang tetap bersedia mendonorkan darahnya di masa tersebut.
“Menjelang hingga setelah Lebaran, kami menyiapkan paket kebutuhan pokok sebagai bentuk dorongan bagi masyarakat agar tetap berpartisipasi dalam donor darah,” ujarnya.
Tantangan Ramadan: Donor Menurun, Kebutuhan Tetap Tinggi
PMI mencatat kebutuhan darah di Jakarta berada di kisaran 1.000 hingga 1.200 kantong per hari. Angka tersebut tidak mengalami perubahan signifikan, bahkan saat Ramadan.
Namun, jumlah pendonor biasanya mengalami penurunan karena aktivitas ibadah dan tradisi mudik yang membuat banyak warga meninggalkan ibu kota.
Beky menjelaskan bahwa kondisi ini menjadi tantangan rutin yang harus diantisipasi setiap tahun.
“Kebutuhan darah harian relatif konstan, tetapi jumlah pendonor cenderung berkurang selama Ramadan hingga Lebaran,” jelasnya.
Strategi Jemput Bola dan Penguatan Stok
Untuk menghindari kekosongan stok, PMI DKI Jakarta melakukan langkah percepatan pengumpulan darah di lima wilayah administratif. Strategi jemput bola juga diperkuat agar akses donor semakin mudah dijangkau masyarakat.
Selain itu, pemberian insentif diharapkan mampu meningkatkan partisipasi publik, terutama di tengah periode libur panjang.
Beky menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari langkah mitigasi agar kebutuhan darah tetap terpenuhi tanpa kendala.
“Melalui berbagai upaya ini, kami berusaha memastikan persediaan darah tetap terjaga dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Layanan Tetap Berjalan Selama Libur
PMI DKI memastikan operasional layanan donor darah tetap berjalan di seluruh wilayah Jakarta selama Ramadan dan Lebaran. Masyarakat pun diajak untuk terus berkontribusi melalui donor darah.
Ketersediaan stok darah sangat vital, terutama untuk kebutuhan medis darurat yang bisa terjadi kapan saja.
Partisipasi masyarakat menjadi faktor utama dalam menjaga kesinambungan pasokan darah di tengah kondisi yang menantang.
Untuk informasi dan berita terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com
(SF)






