Jet Tempur F-35 AS Lakukan Pendaratan Darurat Usai Ditembak Iran

JurnalLugas.Com — Sebuah jet tempur F-35 milik Amerika Serikat terpaksa melakukan pendaratan darurat pada Kamis (19/3) di pangkalan militer AS di Timur Tengah setelah terkena tembakan yang diduga berasal dari Iran, menurut dua sumber yang mengetahui insiden tersebut.

Insiden ini menandai pertama kalinya Iran berhasil mengenai pesawat tempur AS sejak serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran pada 28 Februari lalu.

Bacaan Lainnya

“Pesawat sedang menjalankan misi tempur di atas wilayah Iran saat harus melakukan pendaratan darurat,” kata Tim Hawkins, juru bicara CENTCOM AS. “Pesawat berhasil mendarat dengan aman, dan pilot dalam kondisi stabil. Insiden ini tengah diselidiki.”

Baca Juga  AS Kembali Tekan Iran, Trump Jatuhkan Sanksi Baru ke Armada Bayangan Minyak

Baik pasukan AS maupun Israel diketahui menggunakan jet F-35 dalam konflik ini, dengan harga masing-masing pesawat mencapai lebih dari 100 juta dolar AS.

Sebelumnya, Menteri Perang AS Pete Hegseth menyatakan dalam konferensi pers di Pentagon bahwa sistem pertahanan udara Iran telah “dilumpuhkan.” Namun, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Dan Caine, menambahkan Iran masih memiliki “sebagian kemampuan” untuk menyerang aset AS dan sekutunya di kawasan, termasuk fasilitas minyak.

Ketegangan meningkat setelah serangan Israel terhadap ladang gas South Pars milik Iran pada Rabu (18/3). Laporan dari Qatar menyebutkan adanya kebakaran dan kerusakan luas pada fasilitas gas alam cair Iran pascaserangan, yang kemudian mendorong lonjakan harga minyak dan gas di pasar global pada Kamis.

Baca Juga  Permintaan Trump Tak Digubris, Inggris Tolak Ikut Blokade Hormuz

Konflik ini menjadi perhatian utama dunia karena potensi eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah, terutama di sektor energi yang mempengaruhi pasokan global.

Sumber lengkap: JurnalLugas.Com

(SF)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait