Viral Pocong Begal, Ini Kata Polisi

JurnalLugas.Com — Isu mengenai kemunculan “pocong begal” yang belakangan ramai beredar di media sosial membuat sebagian warga Kabupaten Cirebon resah. Namun, aparat kepolisian memastikan kabar tersebut tidak benar dan tidak ditemukan fakta kejadian seperti yang ramai dibicarakan publik.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi ataupun menemukan peristiwa terkait teror pocong seperti yang viral di berbagai platform digital. Polisi juga telah melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan informasi tersebut.

Bacaan Lainnya

“Warga diminta tetap tenang dan jangan langsung percaya pada informasi yang sumbernya belum jelas,” ujar Imara dalam keterangannya di Cirebon, Selasa 26 Mei 2026.

Fenomena penyebaran kabar bohong melalui media sosial dinilai semakin mudah memicu keresahan masyarakat, terlebih ketika informasi dibungkus dengan narasi menyeramkan dan cepat menyebar melalui video singkat maupun pesan berantai.

Baca Juga  Warga Cirebon Dikejutkan Bola Api Raksasa, BRIN Ungkap Penyebabnya

Menurut Imara, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyaring informasi digital sebelum ikut menyebarkan ulang. Ia menilai kebiasaan membagikan kabar yang belum terverifikasi justru dapat memperbesar kepanikan di tengah masyarakat.

Polresta Cirebon juga mengingatkan warga agar segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Kepolisian memastikan layanan darurat 110 tetap siaga menerima pengaduan masyarakat selama 24 jam.

“Kalau ada hal mencurigakan segera laporkan. Petugas siap melakukan pengecekan langsung,” katanya singkat.

Kepolisian menilai maraknya isu “pocong begal” menjadi contoh bagaimana informasi viral belum tentu benar. Di era digital, unggahan dengan unsur sensasional sering kali cepat dipercaya tanpa proses verifikasi yang memadai.

Selain itu, penyebaran informasi palsu berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat apabila tidak segera diluruskan. Karena itu, aparat terus mengajak masyarakat untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Baca Juga  Briptu Abdul Aziz Jadi Korban Begal Jalan Kalimalang Bekasi

Polresta Cirebon memastikan kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Cirebon tetap aman dan kondusif. Warga pun diminta tidak terpancing oleh isu yang belum memiliki bukti maupun laporan resmi dari pihak berwenang.

Dengan meningkatnya penggunaan media sosial, literasi digital dinilai menjadi hal penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh kabar bohong yang dapat menimbulkan keresahan massal.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com

(Bowo)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait