Dump Truk Terbelah Dua Dihantam Kereta Api Putri Deli Perbaungan, Sopir Tewas Seketika

JurnalLugas.Com – Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Sebuah dump truk hancur hingga terbelah menjadi dua setelah dihantam Kereta Api Putri Deli di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 15.05 WIB.

Bacaan Lainnya

Benturan yang berlangsung sangat keras itu membuat kendaraan berat tersebut terseret puluhan meter dari titik tabrakan.

Sopir dump truk dilaporkan meninggal dunia di lokasi akibat mengalami luka berat, sementara perjalanan kereta sempat terhenti selama proses penanganan dan evakuasi.

Korban diketahui bernama Busito (56), warga Dusun Gotong Royong, Desa Pasar Miring, Kecamatan Pagar Marbau, Kabupaten Deli Serdang. Saat kejadian, ia sedang mengemudikan dump truk dari kawasan galian C menuju jalan lintas.

Di saat bersamaan, Kereta Api Putri Deli yang melayani rute Medan–Tebing Tinggi melintas di jalur tersebut. Karena perlintasan tidak dilengkapi palang pengaman, tabrakan tidak dapat dihindari.

Baca Juga  Kecelakaan Kalijambe Purworejo Truk Hantam Minibus 11 Tewas dan 5 Luka-Luka

Benturan terjadi tepat di bagian tengah kendaraan. Kekuatan hantaman membuat dump truk terseret sekitar 50 meter hingga rangka kendaraan terbelah menjadi dua bagian.

Kondisi korban sangat parah akibat cedera di bagian kepala dan dada sehingga dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selain menelan korban jiwa, insiden tersebut juga menyebabkan seorang penumpang kereta mengalami luka. Korban bernama Viona Siahaan (21), warga Desa Ujung Aji, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.

Ia mengalami luka bakar setelah terkena siraman air panas di dalam rangkaian kereta dan langsung mendapatkan perawatan medis di RS Melati Perbaungan.

Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Beringin Jaya, mengatakan aparat kepolisian bersama petugas terkait segera melakukan penanganan di lokasi setelah menerima laporan kecelakaan.

Menurutnya, satu orang meninggal dunia merupakan pengemudi dump truk, sedangkan seorang penumpang kereta mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Ia juga menjelaskan proses evakuasi rangkaian kereta yang mengalami kerusakan membutuhkan waktu sekitar tiga jam sebelum jalur kembali dapat dilalui secara normal.

Baca Juga  Bawa Pistol Makarov dan Sabu Pengacara Ini Terancam Hukuman Seumur Hidup

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang, khususnya yang belum memiliki palang pintu maupun sistem peringatan otomatis.

Perlintasan tanpa pengamanan masih menjadi salah satu titik rawan kecelakaan karena mengandalkan kewaspadaan penuh dari setiap pengguna jalan.

Pengendara diimbau untuk selalu berhenti sejenak, memastikan jalur benar-benar aman dari kedua arah, serta tidak memaksakan melintas ketika jarak kereta sudah terlalu dekat. Langkah sederhana tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan yang berakibat fatal.

Peristiwa di Perbaungan ini kini ditangani oleh Polres Serdang Bedagai bersama pihak perkeretaapian guna memastikan penyebab kecelakaan serta menyelesaikan proses penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku.

Baca berita dan informasi terkini lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

(Agus Sitorus)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait