Nasib Pasangan Korban KM Virgo, Tak Ada Ahli Waris, Santunan Dialihkan

JurnalLugas.Com – Duka keluarga korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 bertambah berat. Pasangan suami istri Muhammad Abdianoor (30) dan Yuli (29) tidak menerima santunan kematian dari PT Jasa Raharja karena keduanya tidak memiliki ahli waris sesuai ketentuan perundang-undangan.

Muhammad dan Yuli merupakan warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pasangan tersebut tidak memiliki anak. Sementara kedua orang tua mereka juga menjadi korban kapal yang tenggelam di Laut Jawa dan hingga kini belum ditemukan.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Selatan Ahmad Arkan Nugraha menjelaskan, kondisi tersebut membuat pasangan suami istri itu tidak memiliki pihak yang memenuhi ketentuan sebagai ahli waris.

“Tidak memiliki ahli waris sesuai ketentuan UU Nomor 33 Tahun 1964 dan PP Nomor 17 Tahun 1964,” kata Arkan di Banjarmasin, Sabtu (19/9/2026).

Karena tidak ada ahli waris yang memenuhi ketentuan, santunan kematian tidak diberikan seperti kepada korban yang memiliki ahli waris. Jasa Raharja kemudian menyalurkan bantuan dalam bentuk biaya penguburan.

Nilainya terdiri dari penggantian biaya penguburan sebesar Rp4 juta dari Jasa Raharja serta tambahan bantuan biaya penguburan Rp2 juta dari Jasaraharja Putera.

Ketentuan tersebut telah disampaikan kepada keluarga saat proses pengambilan jenazah Muhammad dan Yuli di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Tiga Korban Ditemukan dari Bangkai Kapal

Muhammad dan Yuli ditemukan tim SAR gabungan pada Jumat (18/9/2026) saat pencarian dilakukan di bagian bangkai KM Virgo Transport 8.

Pada operasi yang sama, penyelam juga menemukan korban lain bernama Surya (59), warga Kabupaten Tapin.

Pencarian di dalam bangkai kapal melibatkan personel khusus TNI AL, masing-masing 10 anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan 10 personel Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada II.

Berbeda dengan Muhammad dan Yuli, Surya memiliki ahli waris sehingga keluarganya menerima santunan. Jasa Raharja memberikan Rp50 juta dan Jasaraharja Putera Rp20 juta, dengan total bantuan Rp70 juta.

Basarnas mencatat hingga kini 117 orang dari total 243 penumpang dalam manifes KM Virgo Transport 8 telah ditemukan. Rinciannya 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia.

Dengan demikian, masih terdapat 126 orang yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap para korban.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Catur)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  KMP Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, Ini Riwayat dan Spesifikasinya

Pos terkait