JurnalLugas.Com — Infeksi saluran kemih atau ISK sering dianggap sebagai gangguan ringan karena keluhannya biasanya hanya terasa saat buang air kecil. Namun, infeksi yang tidak tertangani dapat bergerak naik dari kandung kemih menuju ginjal.
Ketika kondisi tersebut terjadi, gejalanya cenderung lebih berat. Infeksi pada ginjal dikenal sebagai pielonefritis dan membutuhkan perhatian medis agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Demam Disertai Menggigil
Salah satu tanda yang patut diperhatikan adalah demam yang muncul bersama menggigil. Kondisi ini berbeda dengan keluhan ISK ringan yang biasanya lebih banyak menimbulkan rasa perih atau panas saat buang air kecil.
Demam dapat menjadi tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi yang sudah melibatkan saluran kemih bagian atas.
Nyeri di Pinggang atau Punggung
Rasa nyeri di bagian pinggang, terutama di salah satu sisi punggung, juga menjadi gejala yang sering dikaitkan dengan infeksi ginjal.
Keluhan ini dapat muncul bersamaan dengan demam, menggigil, mual, atau rasa sakit ketika buang air kecil. Karena itu, nyeri pinggang yang disertai gejala ISK sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai akibat kelelahan atau salah posisi tidur.
Buang Air Kecil Terasa Perih
Infeksi yang sudah mencapai ginjal tetap dapat menimbulkan gejala pada saluran kemih bagian bawah.
Penderitanya bisa merasa perih atau terbakar ketika buang air kecil. Keinginan untuk buang air kecil juga dapat menjadi lebih sering meskipun urine yang keluar hanya sedikit.
Urine terkadang tampak keruh, memiliki bau lebih kuat, atau bahkan bercampur darah.
Mual dan Muntah
Ketika infeksi menyerang ginjal, gangguan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan urine. Sebagian penderita dapat mengalami mual, muntah, kehilangan selera makan, hingga tubuh terasa sangat lemas.
Jika beberapa keluhan tersebut muncul bersamaan dengan demam dan nyeri pinggang, pemeriksaan medis sebaiknya tidak ditunda.
Mengapa ISK Bisa Menyebar ke Ginjal?
Sebagian infeksi ginjal bermula dari bakteri yang masuk melalui saluran kemih. Bakteri kemudian berkembang di kandung kemih dan dapat bergerak naik melalui ureter hingga mencapai ginjal.
Risiko dapat meningkat pada kondisi tertentu, termasuk adanya sumbatan saluran kemih, batu, kelainan saluran kemih, penggunaan kateter, atau gangguan yang memengaruhi daya tahan tubuh.
Dokter biasanya akan menilai gejala dan dapat melakukan pemeriksaan urine untuk memastikan adanya infeksi. Dalam kondisi tertentu, pemeriksaan tambahan diperlukan untuk mencari penyebab atau komplikasi.
Kapan Harus Segera Diperiksa?
Demam tinggi, menggigil, nyeri pinggang yang cukup berat, muntah terus-menerus, tubuh sangat lemah, atau adanya darah dalam urine merupakan tanda yang tidak sebaiknya diabaikan.
“Infeksi ginjal perlu ditangani dengan tepat karena dapat menimbulkan komplikasi apabila dibiarkan,” demikian prinsip umum dalam penanganan pielonefritis, yang dirangkum JurnalLugas.Com, Sabtu 22 Agustus 2026.
Pengobatan bergantung pada penyebab dan kondisi pasien. Antibiotik, misalnya, hanya boleh digunakan sesuai penilaian tenaga medis. Mengonsumsi obat secara sembarangan tanpa mengetahui penyebab infeksi justru dapat menyulitkan penanganan berikutnya.
Infeksi saluran kemih yang disertai demam dan nyeri pinggang memiliki karakter berbeda dari ISK ringan. Mengenali perubahan gejala sejak awal penting agar infeksi tidak berkembang lebih jauh.
Jika keluhan semakin berat atau tidak membaik, pemeriksaan dokter menjadi langkah yang lebih aman daripada terus mencoba mengobatinya sendiri di rumah.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Wening)






