Projo dan PSI Disebut Bersaing Dampingi Jokowi, Ini Kata Budi Arie

JurnalLugas.Com — Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi menegaskan aktivitas relawan Projo di daerah saat mendampingi Joko Widodo (Jokowi) bukan bagian dari persaingan dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Budi Arie menyebut jajaran Projo di daerah telah diarahkan untuk membantu setiap kegiatan Jokowi ketika mantan presiden tersebut berkunjung ke wilayah mereka.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, posisi Projo berbeda dengan partai politik. Karena itu, relawan diminta memprioritaskan dukungan terhadap kegiatan Jokowi, termasuk ketika harus berkoordinasi dengan pihak lain.

Baca Juga  Bermalam di IKN Jokowi Akui Tidur Enggak Nyenyak ini Alasannya

“Selama Pak Jokowi ada, bantu gerakkan. Bantu PSI atau Pak Jokowi? Bantu Pak Jokowi,” kata Budi Arie dalam siniar di kanal YouTube Hendri Satrio yang tayang 16 September 2026.

Budi Arie juga menanggapi pembicaraan mengenai kedekatan Projo dengan PSI. Ia mengatakan Projo tidak ingin hubungan dengan partai politik tersebut berkembang menjadi persoalan.

“Kita juga enggak mau memperuncing hubungan kita dengan PSI,” ujarnya.

Ia menegaskan Projo hingga kini tetap berada dalam posisi sebagai organisasi relawan. Pernyataan itu disampaikan ketika muncul pembahasan mengenai kemungkinan Projo berubah menjadi partai politik.

Budi Arie sekaligus menekankan bahwa anggota Projo memiliki kebebasan menentukan pilihan politik masing-masing. Ia menyebut ada pula anggota Projo yang memiliki kedekatan dengan Partai Golkar.

“Namanya kebebasan berpolitik. Yang penting tujuannya, karena partai itu alat perjuangan,” kata Budi Arie.

Dengan penegasan tersebut, aktivitas Projo di daerah saat Jokowi berada di suatu wilayah disebut sebagai bentuk dukungan kepada Jokowi, bukan upaya berhadapan dengan PSI atau partai politik lainnya.

Baca berita selengkapnya hanya di JurnalLugas.Com

(Catur)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait