100 Hari Jadi Menteri ATR/BPN Ini Laporan Pencapaian Anak SBY Agus Harimurti Yudhoyono

JurnalLugas.Com – Dalam masa 100 hari pertama menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/Kepala BPN), Agus Harimurti Yudhoyono telah melaporkan pencapaian signifikan dengan terdaftarnya sebanyak 2,4 juta bidang tanah baru. Pencapaian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR), saat Menteri AHY memulai tugasnya pada Februari 2024, jumlah bidang tanah terdaftar di Indonesia adalah 110,8 juta. Seratus hari kemudian, yaitu pada 31 Mei 2024, jumlah tersebut meningkat menjadi 113,3 juta bidang.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Siap Kembali Pimpin Partai Demokrat

Sejak diluncurkan pada tahun 2017, program PTSL telah mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai sekitar 250%. Pada awal peluncuran, ada sekitar 46 juta bidang tanah yang terdaftar. Mengingat perkiraan jumlah total bidang tanah mencapai 126 juta, Presiden mendorong percepatan program ini. “Ketika dicanangkan, program PTSL ini ada 46 juta bidang tanah yang teregister. Karena diperkirakan ada 126 juta bidang tanah, ketika itu Bapak Presiden merasa ini harus dipercepat,” ujar Menteri AHY dalam keterangan resminya, Senin (10/6/2024).

Selain peningkatan jumlah tanah terdaftar, Menteri AHY juga melaporkan bahwa dalam 100 hari kerjanya, sebanyak 20 kabupaten/kota telah dideklarasikan sebagai Kabupaten/Kota Lengkap, menambah jumlah total menjadi 33 Kabupaten/Kota Lengkap. Kementerian ATR/BPN menargetkan untuk mencapai 104 Kabupaten/Kota Lengkap di seluruh Indonesia.

Baca Juga  AHY Resmi Jabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

“Kota dan kabupaten diberikan status lengkap karena seluruh bidang tanah yang ada telah dipetakan dan didata. Dengan demikian, jelas ini memberikan atau sangat diperlukan oleh pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan-kebijakan di bidang tata ruang dan pertanahan,” jelas AHY.

Menteri AHY optimis bahwa dalam beberapa bulan ke depan, cakupan program ini akan semakin luas. “Minggu-minggu ke depan, bulan-bulan ke depan semakin banyak dan semakin luas lagi cakupannya untuk kami mendeklarasikan Kota/Kabupaten Lengkap se-Indonesia,” tutupnya.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait