Berubah Beri Keterangan Sosok T Benny Terancam Sebarkan Hoaks Minta Maaf Segera

JurnalLugas.Com – Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, tengah menghadapi kontroversi setelah menyebut sosok berinisial T yang diduga terlibat dalam aktivitas judi online (Judol). Dalam perkembangan terbaru, Benny dikabarkan akan meminta maaf kepada publik atas pernyataannya tersebut yang mengandung berita bohong atau hoaks.

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, mengungkapkan kepada JurnalLugas.Com pada Senin (5/8/2024) bahwa Benny tidak dapat mengidentifikasi sosok berinisial T ketika ditanya oleh pihak kepolisian. “Kami menanyakan tentang identitas Mr. T, tetapi yang bersangkutan tidak dapat memberikan penjelasan,” jelas Djuhandhani.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Dituding Gelontorkan Rp5 Miliar ke Roy Suryo soal Ijazah Jokowi, JK Geram Lapor Bareskrim Besok

Djuhandhani juga menginformasikan bahwa Benny akan menyampaikan permohonan maaf melalui media. “Benny berencana untuk mengungkapkan permintaan maafnya secara langsung melalui media. Untuk rincian lebih lanjut, silakan hubungi beliau,” tambahnya.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan pada hari sebelumnya, Bareskrim Polri mencatat adanya perubahan dalam pernyataan Benny. “Beberapa pernyataan Benny mengalami perubahan sejak pemeriksaan sebelumnya pada tanggal 23,” ujar Djuhandhani.

Pada awalnya, Benny mengklaim memperoleh informasi mengenai sosok T dari seorang korban pekerja migran asal Kamboja.

Baca Juga  Bareskrim Polri Gelar Perkara Pemalsuan Sertifikat Pagar Laut Tangerang

Namun, pada pemeriksaan kali ini, Benny mengoreksi informasi tersebut dan menyebut Joko Purwanto, mantan ketua BP2MI dari Serang yang telah meninggal dunia, sebagai sumber informasinya.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait