Bobby Nasution Saya Tidak Maju di Pilkada Batu Bara Penangkapan Zahir Hubungan Saya Apa

JurnalLugas.Com – Polda Sumatera Utara (Sumut) baru-baru ini menangkap Zahir, bakal calon Bupati Batu Bara, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Batu Bara. Penangkapan ini terkait dengan dugaan kasus korupsi seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Batu Bara tahun 2023. Zahir diamankan di rumahnya pada Selasa pagi, 3 September 2024, dan kini telah berada di Markas Polda Sumut.

Menanggapi hal ini, Bobby Nasution, bakal calon Gubernur Sumatera Utara, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlibat dalam isu penangkapan Zahir. Bobby, yang juga menantu Presiden Joko Widodo, menyatakan bahwa ia baru mengetahui penangkapan tersebut dan menegaskan tidak ada kaitannya dengan dirinya atau Pilgub Sumut 2024. “Tidak ada melawan PDIP, kami baik-baik saja,” ujarnya di Medan, 04 September 2024.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Video Skandal Korupsi Milik Hasto Guntur Romli Ini Bukan Sambal Tapi Bom Nuklir

Bobby Nasution menambahkan bahwa penangkapan Zahir seharusnya tidak dikaitkan dengan Pilgub Sumut, karena dirinya tidak maju dalam Pilkada Batu Bara. “Hubungannya sama saya apa? Saya tidak maju (Pilkada) di Batu Bara,” ungkapnya.

Di sisi lain, Sarma Hutajulu, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, menilai bahwa penangkapan Zahir tidak sesuai dengan Peraturan Kapolri yang mengatur penundaan proses hukum terhadap calon Kepala Daerah. Sarma meminta agar Polda Sumut transparan dalam proses hukum yang melibatkan Zahir, agar tidak terkesan adanya muatan politik.

Baca Juga  Pilkada Dipilih DPRD, Megawati PDIP Tolak Keras

Sarma juga mengingatkan bahwa Kapolri telah mengeluarkan surat telegram terkait penundaan proses hukum untuk menjaga kondusivitas Pilkada. “Mari kita patuhi surat telegram Kapolri demi keamanan dan kelancaran Pilkada,” tegas Sarma.

Sementara itu, pihak PDI Perjuangan tidak menghalangi proses hukum yang berlangsung, namun berharap agar kasus ini ditangani dengan cermat dan tidak mempengaruhi jalannya Pilkada Serentak 2024 yang dijadwalkan pada 27 November 2024.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait