JurnalLugas.Com – Anggota Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha, mengisyaratkan kerja sama dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, dalam pemerintahan mendatang yang dipimpin oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Kolaborasi ini diproyeksikan akan berfokus pada upaya membangun bangsa serta menemukan kembali identitas budaya Indonesia.
Dalam keterangannya pada Selasa, 15 Oktober 2024, di Jalan Kartanegara, Jakarta Selatan, Giring menyatakan bahwa diskusinya dengan Fadli Zon mencakup tanggung jawab besar untuk memperkuat bangsa dan kebudayaan Indonesia. Ia menekankan pentingnya “reinventing the Indonesian culture” atau menemukan kembali kebudayaan Indonesia. Hal ini, menurut Giring, menjadi salah satu fokus yang akan ia bantu di kabinet Prabowo-Gibran.
“Apa yang dibicarakan bersama Fadli Zon adalah tugas besar untuk membangun bangsa dan negara, serta upaya untuk menemukan kembali kebudayaan Indonesia,” ujar Giring.
Lebih lanjut, Giring menjelaskan bahwa ia telah menerima arahan langsung dari Prabowo Subianto dalam pertemuan singkat pada hari itu. Arahan tersebut, menurutnya, terkait dengan sejumlah agenda strategis yang harus diwujudkan dalam pemerintahan ke depan.
“Kami memiliki tanggung jawab besar untuk membangun bangsa dan negara ini,” ungkap Giring.
Fadli Zon: Fokus pada Identitas Budaya Indonesia
Sementara itu, Fadli Zon juga mengungkapkan bahwa dirinya telah diberi mandat oleh Prabowo untuk membantu pemerintah dalam berbagai program strategis selama lima tahun mendatang. Namun, ia menegaskan bahwa penugasan spesifik akan ditetapkan secara resmi pada 20 Oktober 2024.
Fadli menekankan bahwa bidang kebudayaan menjadi salah satu fokus utamanya dalam kabinet nanti. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi luar biasa sebagai pusat kebudayaan dunia, berkat keragaman budaya yang dimiliki.
“Kita perlu menemukan kembali identitas Indonesia karena bangsa kita memiliki keragaman luar biasa. Dengan kekayaan budaya ini, Indonesia berpotensi menjadi ibu kota budaya dunia,” ujar Fadli Zon.
Ia juga menyebutkan bahwa kekayaan budaya harus dilihat sebagai “national treasure” atau aset nasional yang perlu dijaga dan dikembangkan.
Kerja sama antara Giring Ganesha dan Fadli Zon dalam kabinet Prabowo-Gibran diharapkan dapat memperkuat pembangunan bangsa dengan fokus pada pelestarian dan pengembangan kebudayaan.
Kombinasi ide dan visi mereka diharapkan mampu menjawab tantangan untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat kebudayaan dunia sekaligus memperkuat jati diri bangsa di era global.






