JurnalLugas.Com – Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo atau yang lebih dikenal sebagai Eko Patrio, menyampaikan bahwa PAN membuka peluang besar bagi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya untuk bergabung menjadi kader partai tersebut. Bahkan, Eko menyebut bahwa peluang ini diberikan hingga “1.000 persen”.
“Kami sangat terbuka bagi Pak Jokowi dan keluarganya, terutama Pak Jokowi sendiri. Kami memberikan kesempatan 1.000 persen agar beliau dapat berkontribusi dalam memajukan PAN,” ujar Eko dalam keterangannya pada Kamis, 13 Desember 2024.
Eko juga menyebut nama Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden periode 2024-2029, sebagai salah satu figur potensial yang diterima PAN. “Ada Mas Gibran atau Pak Jokowi, kami sangat menyambut baik mereka,” tambahnya.
Jokowi Dinilai sebagai Negarawan Berkualitas
Menurut Eko, sosok Jokowi dinilai sebagai seorang negarawan dengan kemampuan kepemimpinan yang luar biasa. Tidak hanya itu, Eko juga menyoroti tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Jokowi, yang pada puncaknya mencapai 70-80 persen.
“Kecintaan rakyat terhadap Pak Jokowi itu sangat tinggi. Dengan dukungan tersebut, tentunya kontribusi beliau dalam partai akan sangat berarti,” jelas Eko.
Komunikasi PAN dengan Jokowi Sudah Terbangun
Eko mengungkapkan bahwa Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), telah membangun komunikasi dengan Jokowi. Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan mantan Presiden RI dua periode tersebut.
“Komunikasi sudah berjalan. Namun, semuanya tergantung pada Pak Jokowi apakah beliau bersedia bergabung dengan partai atau tidak. Kami di PAN sudah sangat terbuka,” tutur Eko.
Ia juga mengibaratkan hubungan komunikasi tersebut seperti pasangan yang sudah saling memahami satu sama lain. “Kalau diibaratkan, ini seperti hubungan dari hati ke hati. Sekarang tinggal menunggu keputusan dari Pak Jokowi,” tambahnya.
Jokowi dan Keluarga Sudah Tidak Berafiliasi dengan PDIP
Pernyataan ini datang setelah Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memastikan bahwa Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI Perjuangan. Hasto mengungkapkan hal ini pada Rabu, 4 Desember 2024, sekaligus mengonfirmasi bahwa mereka kini tidak terafiliasi dengan partai berlambang banteng tersebut.
PAN Siap Berikan “Karpet Biru”
Eko Patrio menambahkan bahwa PAN siap memberikan “karpet biru” bagi Jokowi, sebagai penghormatan terhadap kiprahnya sebagai tokoh bangsa. Dengan pintu yang terbuka lebar, PAN berharap dapat menjadi rumah baru bagi Jokowi dan keluarganya untuk melanjutkan kontribusi mereka dalam dunia politik Indonesia.
“Yang jelas, dari pihak kami sangat welcome. Sekarang semuanya tergantung pada keputusan Pak Jokowi,” pungkas Eko.
Langkah PAN membuka peluang bagi Jokowi dan keluarganya merupakan strategi menarik dalam peta politik Indonesia. Hal ini menunjukkan fleksibilitas partai dalam menjaring tokoh-tokoh berpengaruh yang dinilai mampu membawa perubahan positif. Kini, bola ada di tangan Jokowi untuk menentukan langkah politik selanjutnya.






