Evaluasi Kinerja Menteri Prabowo Ancaman Reshuffle Semakin Nyata

JurnalLugas.Com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa masih ada beberapa menteri di Kabinet Merah Putih yang belum sepenuhnya seirama dalam menjalankan tugasnya. Meski tidak menyebutkan nama secara spesifik, ia menegaskan bahwa ada keluhan terkait hal ini.

Dalam pernyataannya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/2/2025), Dasco menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menunaikan janji kampanyenya demi kesejahteraan rakyat melalui visi Astacita. Ia juga menegaskan bahwa evaluasi kinerja para menteri sepenuhnya merupakan wewenang Presiden.

Bacaan Lainnya

Pakta Integritas Jadi Tolak Ukur Evaluasi

Setiap menteri dan wakil menteri yang diangkat telah menandatangani pakta integritas. Dokumen ini berisi sejumlah komitmen yang menjadi dasar evaluasi kinerja. Jika ada yang tidak menjalankan tugas sesuai standar yang telah disepakati, maka evaluasi akan dilakukan.

Baca Juga  Dugaan Makar, Presidium Kebangsaan 08 Laporkan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, ke Bareskrim

Presiden Prabowo sendiri telah memberikan peringatan tegas kepada jajaran menteri dan kepala lembaga bahwa mereka bisa saja diganti jika tidak bekerja dengan benar. Dalam peringatan Harlah ke-102 NU di Jakarta, Rabu (5/2), Presiden menegaskan bahwa kepentingan pemerintah hanya untuk bangsa dan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau golongan.

Ancaman Reshuffle Semakin Nyata

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa 100 hari pertama kepemimpinannya menjadi masa pengawasan ketat bagi para menteri. Ia tidak akan mentoleransi pejabat yang tidak bekerja serius.

“Kami tidak akan ragu-ragu bertindak. Saya sudah memberi peringatan berkali-kali. Sekarang, siapa yang bandel, siapa yang dableg, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, dengan tuntutan rakyat akan pemerintahan yang bersih, itu saya akan tindak!” tegasnya.

Baca Juga  IHSG Diprediksi Menguat Ditengah Reshuffle Menkumham Yasonna Laoly

Dengan pernyataan ini, semakin jelas bahwa evaluasi terhadap kinerja para menteri bukan sekadar wacana, tetapi bisa berujung pada reshuffle kabinet jika ada yang tidak mampu mengikuti visi Presiden Prabowo.

Untuk informasi dan analisis lebih lanjut terkait dinamika politik nasional, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait