JurnalLugas.Com – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) berencana melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp450 juta. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai pemegang saham serta memberikan fleksibilitas lebih bagi perseroan dalam mengelola modalnya.
Rincian Buyback Saham CIMB Niaga
CIMB Niaga berencana membeli kembali maksimal 202.000 saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh. Rencana ini akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 14 April 2025.
Dalam keterangannya pada Jumat (14/3/2025), manajemen CIMB Niaga menyatakan bahwa pelaksanaan buyback akan dilakukan dalam jangka waktu paling lama 12 bulan setelah mendapatkan persetujuan dari RUPST.
Dampak Finansial Buyback Saham
Perseroan mencatat laba bersih per saham sebesar Rp271,59. Setelah pelaksanaan pembelian kembali saham, proyeksi laba bersih per saham diperkirakan tetap berada di angka yang sama.
Penting untuk dicatat bahwa dana untuk buyback ini sepenuhnya bersumber dari dana internal CIMB Niaga. Artinya, perseroan tidak menggunakan dana hasil penawaran umum, pinjaman, atau bentuk utang lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa aksi buyback tidak akan memengaruhi stabilitas keuangan CIMB Niaga maupun kemampuannya dalam memenuhi kewajiban yang akan jatuh tempo.
Tujuan dan Pengalihan Saham Buyback
Saham yang dibeli kembali nantinya akan dialokasikan untuk pemberian remunerasi yang bersifat variabel kepada pihak-pihak terkait dalam perusahaan. Manajemen CIMB Niaga menyatakan bahwa batas waktu pengalihan saham tersebut adalah maksimal tiga tahun setelah selesainya proses buyback.
Aksi Korporasi Sebelumnya: Private Placement
Sebelum rencana buyback ini, CIMB Niaga telah menyelesaikan aksi korporasi lain, yaitu private placement atau PMTHMETD (Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu). Dalam aksi ini, perseroan menerbitkan 10.599.000 saham dengan harga pelaksanaan Rp1.575 per saham. Pelaksanaan PMTHMETD ini telah rampung pada 31 Januari 2024.
Aksi buyback saham yang direncanakan CIMB Niaga menunjukkan strategi perseroan dalam mengelola modal secara optimal. Dengan menggunakan dana internal, langkah ini tidak hanya meningkatkan nilai pemegang saham, tetapi juga memastikan stabilitas keuangan tetap terjaga.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai dunia investasi dan perbankan, kunjungi JurnalLugas.com.






