OSO Hanura Hanya Akui Prabowo-Gibran sebagai Presiden Sah

JurnalLugas.Com — Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), menegaskan bahwa partainya sepenuhnya mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Penegasan itu disampaikan OSO saat memberikan sambutan dalam acara pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura periode 2024-2029 di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu malam, 26 April 2025.

“Saudara-saudara sekalian, kita Partai Hanura mendukung presiden konstitusional. Siapa dia? Presiden Prabowo Subianto. Tidak ada presiden lainnya, karena kita berdasarkan konstitusi,” ujar OSO dengan tegas di hadapan seluruh kader.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, OSO mengungkapkan bahwa dukungan Hanura kepada pemerintahan Prabowo-Gibran bukan tanpa alasan. Menurutnya, komitmen dan gagasan yang diusung oleh Prabowo sejalan dengan nilai-nilai perjuangan Partai Hanura.

Baca Juga  Silaturahmi Menteri ke Jokowi Viral Puan Angkat Bicara soal Isu “Matahari Kembar”

“Kami tertarik dengan semua komitmen dan statemen Pak Prabowo, itu yang kami rasakan memiliki sentuhan yang sama dengan Partai Hanura,” katanya.

Salah satu visi utama Prabowo-Gibran, yang disebut Astacita ke-6, yakni membangun Indonesia dari desa dan lapisan masyarakat terbawah, menjadi poin yang sangat disorot. Konsep ini dianggap OSO sangat beririsan dengan platform Partai Hanura yang sejak awal mengedepankan pembangunan daerah sebagai fondasi kesejahteraan nasional.

Pada kesempatan tersebut, tema yang diusung dalam pengukuhan DPP Hanura juga menegaskan fokus partai terhadap pembangunan daerah, yakni Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera.

“Filosofinya sederhana. Jika daerah makmur, rakyat makmur, maka secara otomatis Indonesia akan makmur. Itu harus menjadi tanggung jawab bersama, menjalankan konsep-konsep nasional dengan sungguh-sungguh,” tutur OSO.

Baca Juga  Resmi! Prabowo Pastikan Tak Akan Reshuffle Kabinet Ini Alasannya

Acara pengukuhan DPP Hanura periode 2024-2029 ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Mahfud MD, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan. Kehadiran para tokoh ini menambah kesan penting terhadap soliditas nasional dalam mendukung pemerintahan yang sah.

Untuk berita politik lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait