JurnalLugas.Com – Ketua Dewan Pembina Partai Ummat Amien Rais kembali melontarkan kritik terhadap dinamika politik Presiden ke-7 Joko Widodo dan keluarganya menjelang Pemilu 2029.
Amien menilai peluang pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka kembali maju bersama dalam Pilpres 2029 sangat kecil. Ia menyebut wacana tersebut lebih banyak menjadi harapan kelompok yang masih mendukung Jokowi.
Menurut Amien, konfigurasi politik lima tahun mendatang akan berbeda sehingga sulit memastikan pasangan yang sama kembali dipertahankan.
Ia juga menyinggung aktivitas Jokowi yang belakangan terlihat menghadiri sejumlah kegiatan di berbagai daerah.
Amien mengaitkan kegiatan tersebut dengan upaya memperkuat posisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang kini dipimpin Kaesang Pangarep.
Namun, Amien meragukan aktivitas politik Jokowi dan Kaesang mampu memberikan pengaruh besar terhadap peta kekuatan partai pada Pemilu 2029.
“Kaesang belum memiliki bobot politik yang kuat,” kata Amien dalam keterangannya di YouTube, dikutip Rabu, 9 September 2026.
Amien juga memperkirakan pengaruh Jokowi terhadap partai-partai besar akan semakin berkurang ketika memasuki momentum Pemilu 2029.
Selain persoalan elektabilitas, Amien menyoroti adanya penolakan terhadap kegiatan Jokowi di sejumlah daerah.
Ia menduga kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pembatasan atau penghentian agenda safari nasional Jokowi.
Menurut Amien, langkah tersebut diperlukan agar penolakan terhadap Jokowi tidak berkembang menjadi antipati politik yang lebih luas.
Dinamika tersebut menunjukkan bahwa peta koalisi menuju Pilpres 2029 masih sangat terbuka.
Pasangan Prabowo-Gibran yang saat ini memimpin pemerintahan juga masih menghadapi perjalanan politik yang panjang sebelum kontestasi presiden berikutnya dimulai.
Baca berita politik dan informasi terbaru lainnya di JurnalLugas.Com.
(Soefriyanto)






