JurnalLugas.Com – Nama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ikut disebut dalam bursa calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjelang gelaran Muktamar 2025. Namun, alih-alih memberikan sinyal keseriusan, Jokowi justru menanggapi isu itu dengan santai, bahkan diselingi candaan.
“Saya di PSI saja lah,” ujar Jokowi sambil tersenyum saat ditemui awak media di kediaman pribadinya di Solo, Jumat (6/6/2025).
Jokowi, yang juga ayah dari Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, menyebut bahwa PPP tidak kekurangan kader potensial untuk menakhodai partai berlambang Ka’bah itu.
“Enggak lah, yang di PPP saya kira banyak calon-calon ketua umum yang jauh lebih baik, yang punya kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi,” jelasnya.
Isu Bursa Ketum PPP Makin Menguat Jelang Muktamar
Menjelang Muktamar PPP yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus atau September 2025, spekulasi soal sosok pengganti Ketua Umum saat ini kian menghangat. Setidaknya, menurut Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi, sekitar 20 DPW menyuarakan harapan agar pucuk pimpinan partai bisa datang dari luar internal PPP.
Beberapa nama besar pun mulai dikaitkan, termasuk mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan tentu saja, mantan Presiden Joko Widodo.
Meski begitu, Jokowi sendiri tampaknya masih belum mengambil keputusan serius terkait arah politiknya pasca lengser dari kursi RI-1. Bahkan, ia mengakui belum tentu dicalonkan resmi di Partai Solidaritas Indonesia (PSI), meskipun dirinya menyebut partai tersebut sebagai pilihannya.
“Ya enggak tahu, di PSI pun juga dicalonkan juga belum,” ucapnya.
Masa Depan Politik Jokowi Masih Jadi Teka-Teki
Setelah sukses mengantarkan putranya duduk di kursi wakil presiden, langkah politik Jokowi pasca masa jabatannya menjadi perhatian publik. Meskipun menunjukkan kedekatan dengan PSI dalam beberapa kesempatan, tidak menutup kemungkinan dirinya menjadi magnet politik bagi partai lain, termasuk PPP.
Namun untuk saat ini, Presiden yang pernah menjabat Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu tampaknya masih memilih untuk bersikap rileks dan tidak buru-buru menentukan arah.
Untuk informasi politik terkini lainnya, kunjungi: JurnalLugas.Com






