JurnalLugas.Com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperluas penyidikan dalam kasus dugaan korupsi penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia. Kali ini, seorang mantan pejabat tinggi Bank Indonesia (BI) turut diperiksa sebagai saksi.
Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa, 10 Juni 2025. Sosok yang diperiksa adalah IW, yang diketahui pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia.
“Pemeriksaan dilakukan terhadap IW sebagai mantan Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya kepada awak media.
Misteri Identitas IW dan Dugaan Keterkaitan dengan Irwan
Saat ditanya mengenai kemungkinan kesamaan identitas antara IW dan Irwan, Deputi Direktur Departemen Hukum BI yang sebelumnya juga dipanggil oleh KPK, Budi enggan memberikan klarifikasi. Namun, berdasarkan informasi yang beredar, IW diyakini merupakan singkatan dari Irwan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Komunikasi di Bank Indonesia.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari KPK mengenai kesamaan identitas tersebut.
Jejak Penggeledahan di Lokasi Strategis
KPK telah melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi penting yang diduga berkaitan dengan kasus ini. Dua lokasi yang menjadi sasaran adalah:
- Gedung Bank Indonesia, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada 16 Desember 2024.
- Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada 19 Desember 2024.
Penggeledahan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang dapat memperkuat dugaan penyalahgunaan dana CSR Bank Indonesia.
Nama Anggota DPR RI Muncul dalam Penyidikan
Tak hanya pejabat BI, KPK juga menelusuri dugaan keterlibatan sejumlah anggota legislatif. Rumah anggota DPR RI Heri Gunawan telah digeledah, dan anggota DPR RI Satori turut dimintai keterangan oleh penyidik.
Langkah ini menegaskan komitmen KPK dalam menelusuri setiap jejak aliran dana CSR yang berpotensi diselewengkan dari tujuan awalnya untuk kepentingan sosial masyarakat.
Penelusuran Masih Berlangsung
Hingga kini, KPK belum mengumumkan adanya tersangka dalam kasus ini. Namun, penyidikan terus berlangsung secara intensif. Publik menantikan transparansi proses hukum dan penuntasan kasus ini demi menjaga integritas lembaga keuangan negara.
Untuk informasi lengkap dan berita hukum terkini lainnya, kunjungi: JurnalLugas.Com






