JurnalLugas.Com — Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) resmi menetapkan anggota Komisi X DPR RI, Verrell Bramasta, sebagai Duta Maritim TNI Angkatan Laut. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menggandeng generasi muda dalam mendukung agenda kemaritiman nasional.
Penunjukan ini dilakukan saat Verrell mengunjungi Markas Koarmada RI dan diterima langsung oleh Panglima Koarmada RI, Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, pada Senin (14/7). Kehadiran Verrell dinilai penting sebagai representasi anak muda berprestasi yang dapat menjadi penghubung antara TNI AL dan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami ingin menjalin sinergi yang kuat dengan para pemuda melalui figur yang dekat dengan publik. Harapannya, kerja sama ini bisa memperluas pemahaman masyarakat tentang kemaritiman Indonesia,” ujar Denih dalam keterangannya, Selasa 15 Juli 2025.
TNI AL Dorong Olahraga Air dan Ketahanan Pangan
TNI AL kini sedang giat mengembangkan dua sektor utama dalam program kemaritiman mereka, yakni bidang olahraga dan ketahanan pangan. Menurut Denih, keterlibatan publik, terutama anak muda, sangat penting dalam membangun ekosistem maritim yang tangguh.
Di sektor olahraga, TNI AL telah menggelar kompetisi seperti KSAL CUP yang berlangsung di kawasan pantai Ancol, Jakarta Utara. Kegiatan ini dinilai sukses menarik minat generasi muda terhadap olahraga air dan mempererat kedekatan TNI AL dengan masyarakat pesisir.
Sementara dalam bidang pangan, Koarmada RI mulai memanfaatkan sejumlah lahan kosong milik satuan kewilayahan (satkowil) untuk ditanami kedelai dalam skala besar.
“Kami sedang menjalankan program penanaman kedelai secara intensif di sejumlah area strategis, sebagai bagian dari kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional,” jelas Denih.
Perkuat Patroli Laut, TNI AL Komitmen Jaga Kedaulatan
Tak hanya fokus pada pengembangan sosial-ekonomi, Koarmada RI juga memperkuat aspek pengamanan laut. Patroli rutin oleh Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) terus digelar untuk memastikan keamanan wilayah perairan nasional dari berbagai potensi ancaman.
Denih menegaskan bahwa kolaborasi antara TNI AL dan DPR RI ini diharapkan mampu menjadi fondasi yang kuat dalam membangun sektor kemaritiman nasional yang mandiri dan berdaya saing.
“Kami percaya bahwa kerja sama lintas sektor, baik militer maupun legislatif, akan memperkuat arah pembangunan maritim dan mendorong kemandirian bangsa dalam aspek ketahanan laut dan pangan,” pungkasnya.
Verrell Bramasta pun diharapkan dapat membawa semangat baru dalam menyuarakan pentingnya kemaritiman bagi masa depan Indonesia, terutama kepada kalangan muda yang menjadi kunci keberlanjutan pembangunan maritim nasional.
Selengkapnya baca berita maritim dan nasional terkini lainnya di JurnalLugas.Com.






