Coretax Diperkuat Hacker Lokal, Purbaya APBN Aman

JurnalLugas.Com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan strategi memperkuat sistem Coretax Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dengan mengandalkan hacker lokal dan tim internal. Ia menegaskan langkah ini tidak menambah beban APBN.

“Tidak ada penambahan biaya signifikan, hanya tambahan gaji staf IT,” ujar Purbaya, Sabtu (25/10/2025). Menurutnya, tenaga ahli IT ini akan menjadi bagian dari tim internal yang fokus pada perbaikan Coretax.

Bacaan Lainnya

Purbaya menekankan bahwa pemerintah lebih mengutamakan pengembangan SDM lokal. Tim Pelaksana Pembaruan Sistem Perpajakan (PSIAP) dinilai sudah kompeten di bidang coding dan programming, hanya membutuhkan arahan lebih spesifik.

“Tim sudah mampu secara teknis, jadi fokusnya kami perkuat yang ada, bukan membentuk tim baru,” tambahnya.

Baca Juga  Purbaya Ungkap Rahasia Kenapa Ekonomi Era SBY Tumbuh 6%, Jokowi Hanya 5% Prabowo?

Selain itu, Purbaya melibatkan hacker dalam negeri untuk menguji keamanan Coretax. Langkah ini menyusul insiden bocornya data Coretax yang sempat dijual ke pihak luar. Ia yakin kejadian serupa tidak akan terulang.

“Hacker Indonesia sudah diakui dunia, kami memanfaatkan keahliannya untuk pengujian sistem,” kata Purbaya.

Hasil pengujian menunjukkan keamanan Coretax meningkat dari skor 30 menjadi lebih dari 95, naik dari peringkat D/E menjadi A+. Performa non-transaksional juga mencapai skor di atas 95 dari rentang 0–100.

Salah satu tantangan sebelumnya adalah keterbatasan akses pemerintah ke sistem yang masih dikelola vendor LG CNS-Qualysoft Consortium. Purbaya memastikan, setelah kontrak sepenuhnya dialihkan ke pemerintah pada Desember 2025, perbaikan Coretax bisa selesai pada Januari atau Februari 2026.

Baca Juga  Menkeu Purbaya Tegas Pemda Harus Benahi Anggaran, TKD Tak Akan Ditambah Jika Serapan Lemah

“Infrastruktur sudah cukup memadai, tinggal dimaksimalkan. Semua perangkat yang dibeli mahal dan canggih, tinggal pemanfaatannya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pemerintah akan mengurangi ketergantungan pada pihak asing, memanfaatkan kemampuan SDM lokal untuk pengelolaan sistem jangka panjang.

“Ketergantungan pada pihak asing akan diputus, dan SDM lokal akan dimanfaatkan sepenuhnya,” tegas Purbaya.

Dengan langkah ini, Coretax diharapkan bisa berjalan optimal awal 2026 dengan sistem lebih aman, efisien, dan sepenuhnya dikelola tenaga ahli lokal.

Baca berita lainnya di: JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait