JurnalLugas.Com — PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) mencatat penurunan kinerja laba sepanjang tahun buku 2025. Meski penjualan masih tumbuh, tekanan dari sisi biaya membuat keuntungan perusahaan tergerus cukup dalam.
Dalam laporan keuangan terbaru, laba bersih ACES tercatat sebesar Rp668,73 miliar, turun sekitar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp892,04 miliar. Penurunan ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah kondisi penjualan yang relatif stabil.
Sepanjang 2025, penjualan bersih perseroan tercatat Rp8,64 triliun. Angka ini hanya tumbuh tipis sekitar 0,7 persen dibandingkan periode sebelumnya, mencerminkan pertumbuhan yang melambat di sektor ritel perlengkapan rumah tangga.
Tekanan Biaya Gerus Margin
Penyebab utama penurunan laba berasal dari meningkatnya beban pokok penjualan yang naik menjadi Rp4,52 triliun, atau tumbuh sekitar 2,8 persen secara tahunan. Kenaikan ini membuat margin keuntungan semakin tertekan.
Laba bruto tercatat turun menjadi Rp4,12 triliun dari sebelumnya Rp4,18 triliun. Dampaknya, laba usaha ikut merosot signifikan menjadi Rp874,7 miliar, atau turun lebih dari seperempat dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan juga terlihat pada laba sebelum pajak yang tercatat Rp800,45 miliar. Sementara itu, laba tahun berjalan setelah pajak berada di kisaran Rp662 miliar.
Sejumlah faktor seperti kenaikan biaya operasional, distribusi, hingga tekanan harga menjadi tantangan utama yang memengaruhi profitabilitas perusahaan.
Aset dan Likuiditas Masih Solid
Di tengah tekanan laba, kondisi keuangan ACES dari sisi neraca masih menunjukkan kekuatan. Total aset perusahaan meningkat menjadi Rp8,52 triliun, naik sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kas dan setara kas bahkan tumbuh signifikan sebesar 23,1 persen menjadi Rp2,31 triliun. Hal ini mencerminkan likuiditas perusahaan yang tetap terjaga dengan baik.
Namun demikian, liabilitas perusahaan juga mengalami peningkatan menjadi Rp1,92 triliun atau naik 14,6 persen. Sementara ekuitas tercatat sebesar Rp6,6 triliun, tumbuh tipis sekitar 1,3 persen.
Fokus Efisiensi Jadi Kunci
Kinerja ACES sepanjang 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan saja belum cukup untuk menjaga profitabilitas di tengah kenaikan beban. Oleh karena itu, strategi efisiensi dan pengendalian biaya diperkirakan akan menjadi fokus utama perusahaan ke depan.
Kemampuan menjaga margin dan meningkatkan efektivitas operasional akan sangat menentukan kinerja ACES di tengah dinamika industri ritel yang semakin kompetitif.
Baca berita ekonomi dan bisnis terbaru lainnya di: https://JurnalLugas.Com
(ED)






