JurnalLugas.Com — Perjalanan ibadah haji tahun 2026 kembali diwarnai kabar duka. Seorang calon jamaah haji asal Embarkasi Solo dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan menyebut jamaah bernama Sutrisno Agus Widodo menghembuskan napas terakhir di RSUD Amri Tambunan Lubuk Pakam pada Jumat siang sekitar pukul 11.42 WIB.
Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, mengatakan pihaknya segera melakukan proses fardu kifayah setelah menerima kabar wafatnya jamaah tersebut.
“Almarhum langsung ditangani sesuai prosedur, mulai dari dimandikan hingga disalatkan,” ujar Zulkifli dalam keterangannya di Asrama Haji Medan.
Menurutnya, jenazah akan dipulangkan menuju Solo, Jawa Tengah, menggunakan penerbangan Garuda Indonesia melalui Bandara Internasional Kualanamu. Istri almarhum juga dijadwalkan ikut mendampingi proses pemulangan tersebut.
Sempat Diturunkan Saat Transit Pengisian Bahan Bakar
Sutrisno Agus Widodo diketahui tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 47 Embarkasi Solo. Saat penerbangan menuju Arab Saudi, kondisi kesehatannya mendadak menurun ketika pesawat melakukan technical landing di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang.
Petugas kemudian mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi calon jamaah haji tersebut ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Zulkifli menjelaskan, almarhum mulai dirawat sejak 7 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB dengan keluhan utama sesak napas.
“Tim medis sudah berupaya memberikan penanganan maksimal sejak pasien tiba di rumah sakit,” katanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi jamaah haji, terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu atau kondisi fisik rentan akibat usia lanjut.
Kualanamu Jadi Titik Strategis Operasional Haji 2026
Di sisi lain, operasional penerbangan haji di Bandara Internasional Kualanamu tahun ini berlangsung cukup padat. PT Angkasa Pura Aviasi mencatat sebanyak 274 penerbangan technical landing dilayani selama musim haji 2026.
Director of Operation and Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, menyebut angka tersebut terdiri dari 142 penerbangan Garuda Indonesia dan 132 penerbangan Saudi Arabian Airlines.
Menurut Dedy, Bandara Kualanamu memiliki posisi penting sebagai titik transit strategis pengisian avtur bagi penerbangan jamaah haji menuju Tanah Suci.
“Kapasitas apron dan parking stand masih memadai untuk mendukung operasional penerbangan haji tahun ini,” ujarnya.
Selain melayani technical landing, Bandara Kualanamu juga menjadi pusat embarkasi jamaah haji asal Sumatera Utara sejak 22 April hingga 11 Mei 2026. Sementara fase pemulangan jamaah atau debarkasi dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 21 Juni 2026.
Kabar wafatnya calon jamaah haji asal Solo ini pun memunculkan simpati dari sesama jamaah dan petugas haji yang tengah bertugas di Embarkasi Medan. Banyak pihak berharap seluruh proses pemulangan jenazah berjalan lancar serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Baca berita nasional dan internasional terbaru lainnya di JurnalLugas.Com
(Kardi)






