JurnalLugas.Com — Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo, mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (1/9/2026).
Para santri mengungkap makanan MBG tersebut dibagikan pada sore hari. Menu yang disantap antara lain nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu Bali, tumis buncis, baby corn, dan apel.
Tak lama setelah menyantap makanan, sejumlah santri dan santriwati mengalami pusing, sakit perut, mual hingga muntah.
Salah seorang santri menyebut cukup banyak siswa MTs dan Aliyah yang mengalami keluhan dan harus mendapat penanganan medis. Sebagian di antaranya dibawa ke IGD RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.
“Banyak yang diduga keracunan. Banyak yang dibawa ke IGD,” kata seorang santri.
Proses evakuasi berlangsung hingga malam. Ambulans pemerintah daerah, kendaraan relawan, mobil pribadi, hingga kendaraan yayasan terlihat membawa para santri menuju sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit.
Warga sekitar turut membantu proses evakuasi. Dugaan awal di lapangan mengarah pada makanan MBG yang dikonsumsi para santri, namun penyebab pasti kejadian tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan penanganan pihak terkait.
Informasi mengenai jumlah korban serta hasil pemeriksaan terhadap makanan yang dikonsumsi masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
Baca berita lainnya JurnalLugas.Com
JurnalLugas.Com
(Catur)






