JurnalLugas.Com — Kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Jumlah korban dilaporkan terus bertambah hingga mencapai 401 orang.
Korban berasal dari empat sekolah dan satu posyandu. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian sekaligus memastikan pihak yang bertanggung jawab.
Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Widya Wiratama mengatakan sejumlah siswa dan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dimintai keterangan.
“Sejumlah saksi, termasuk siswa dan pihak SPPG, sudah diperiksa. Penyelidikan masih berjalan,” kata Dika, Jumat (11/9/2026).
Polisi tidak hanya mengumpulkan keterangan. Sampel makanan dari menu MBG yang dikonsumsi para siswa serta sisa muntahan korban juga telah diambil untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah makanan MBG menjadi penyebab munculnya dugaan keracunan yang dialami ratusan siswa.
Dari total 401 korban, sebanyak 48 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara 319 korban mendapat penanganan secara rawat jalan, sedangkan korban lainnya dilaporkan telah membaik setelah memperoleh pengobatan.
Polisi memastikan sampai saat ini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan laboratorium.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
(Bowo)






