Dilarang Joget karena Tak Pantas, Prabowo Malah Bilang Begini

JurnalLugas.Com — Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung soal kebiasaannya berjoget di tengah acara publik. Kali ini, Prabowo mengaku sempat mendapat pesan agar tidak berjoget karena dianggap kurang pantas bagi seorang pemimpin.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9) malam.

Bacaan Lainnya

Prabowo mengatakan ada pihak yang menilai seorang pemimpin Indonesia seharusnya tidak berjoget. Namun, ia justru menanggapinya dengan candaan.

“Saya sudah dipesan tidak boleh joget. Tapi rakyat kita suka joget,” ujar Prabowo, disambut tepuk tangan peserta.

Di hadapan lebih dari seribu kader dan pimpinan PAN, Prabowo juga mengaku terkesan dengan kemeriahan acara tersebut. Ia bahkan meminta Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono memperhatikan konsep acara PAN.

Prabowo menilai penyelenggaraan acara PAN berlangsung meriah. Ia kemudian melontarkan candaan mengenai kondisi keuangan partai yang membuat para pimpinan PAN tersenyum.

“Banyak pemimpin PAN senyum. Tenang, Gusti Allah mboten sare,” kata Prabowo.

Sugiono hadir mendampingi Prabowo bersama Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Prasetyo Hadi. Acara HUT PAN juga dihadiri sejumlah tokoh politik dan pejabat negara.

Di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, serta sejumlah menteri dan pejabat pemerintahan.

Pernyataan soal joget tersebut menjadi salah satu momen yang mendapat respons meriah dari peserta acara, sekaligus memperlihatkan gaya Prabowo yang kerap menggunakan humor dalam pidatonya.

Baca berita terbaru dan informasi aktual lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

(Soefriyanto)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Prabowo Rekrut Eks Penyidik KPK Awasi Haji Tanda Serius Berantas Korupsi

Pos terkait