JurnalLugas.Com – Bursa Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2029 mulai menarik perhatian, meski pertarungan politiknya masih cukup jauh. Salah satu nama yang kini ikut muncul adalah Purbaya Yudhi Sadewa, ekonom yang sebelumnya dipercaya menjadi Menteri Keuangan.
Nama Purbaya mulai terukur dalam dua survei politik nasional pada 2026. Dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) periode 5-19 Juli 2026, Purbaya memperoleh 1,1 persen dalam simulasi semi terbuka terhadap 20 nama.
Sementara survei Media Survei Nasional (Median) yang dilakukan pada 21 Juli-2 Agustus 2026 mencatat Purbaya mendapat 1,3 persen dalam pertanyaan terbuka.
Namun, angka tersebut belum bisa disebut sebagai elektabilitas Purbaya untuk Pilgub Jawa Barat. Kedua survei itu mengukur preferensi politik dalam konteks nasional, bukan secara khusus memetakan calon gubernur Jawa Barat.
Justru dari sinilah nama Purbaya mulai menarik perhatian. Kemunculannya dalam survei nasional menunjukkan namanya sudah masuk dalam pengukuran sejumlah tokoh politik, meski dukungannya masih berada di kisaran satu persen.
Punya Jejak Jawa Barat
Purbaya memiliki hubungan dengan Jawa Barat. Ia lahir di Bogor dan menempuh pendidikan Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ekonomi hingga meraih gelar master dan doktor di Purdue University, Amerika Serikat.
Modal lainnya datang dari pengalaman panjang di bidang ekonomi dan pemerintahan. Sebelum masuk kabinet, Purbaya menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2020-2025. Ia juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis di pemerintahan.
Latar belakang tersebut membuat Purbaya memiliki karakter berbeda dibandingkan tokoh yang sejak awal membangun karier melalui partai dan politik elektoral.
Dalam perjalanan kariernya, Purbaya juga pernah menyampaikan sikap singkat ketika mendapat penugasan negara. “Kalau itu penugasan, ya sudah kita ikut saja,” ujarnya saat ditunjuk memimpin LPS pada 2020.
Meski demikian, sampai saat ini kemunculan Purbaya dalam pembicaraan Pilgub Jabar 2029 masih sebatas spekulasi politik. Belum ada pernyataan bahwa ia akan maju sebagai calon gubernur Jawa Barat.
Peta menuju Pilgub Jabar 2029 juga masih sangat terbuka. Nama-nama yang berpotensi masuk dalam kontestasi dapat berubah seiring perkembangan politik, dukungan partai, popularitas tokoh, serta dinamika masyarakat Jawa Barat.
Karena itu, kemunculan Purbaya dalam dua survei nasional lebih tepat dibaca sebagai tanda bahwa namanya mulai terukur secara politik, bukan sebagai kepastian bahwa ia akan bertarung dalam Pilgub Jawa Barat 2029.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
(Catur)






