Polemik Ijazah Gibran Belum Reda, Ray Rangkuti Peluang Jokowi Pulihkan Nama Baik

JurnalLugas.Com – Polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai dapat menjadi kesempatan bagi Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk memulihkan nama baiknya.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menilai pembuktian dokumen pendidikan tersebut bisa menjadi jalan untuk menjawab keraguan yang terus berkembang di ruang publik.

Bacaan Lainnya

Pandangan itu disampaikan Ray saat bersama Aliansi Kolektif Sipil melakukan audiensi dengan Fraksi Partai Golkar di Kompleks Senayan, Senin (12/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, mereka menyinggung penggunaan hak angket sebagai salah satu jalan untuk mendorong pembuktian terkait ijazah Gibran.

Baca Juga  Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi soal Ijazah, Ini Kata Gibran

Ray menilai Golkar dapat mengambil peran untuk menyampaikan persoalan ini kepada keluarga Jokowi.

Menurutnya, kedekatan partai tersebut dengan keluarga mantan presiden bisa menjadi jalur komunikasi untuk mendorong penyelesaian polemik.

“Golkar punya kedekatan khusus dengan keluarga ini,” kata Ray, seraya berharap partai tersebut dapat menyampaikan bahwa persoalan ijazah justru bisa menjadi kesempatan bagi Jokowi memulihkan nama baiknya jika dokumen itu memang ada.

Pembuktian menjadi hal penting agar polemik yang menyangkut dokumen pendidikan Gibran tidak terus berlarut-larut.

Ia memandang persoalan tersebut perlu dijawab melalui langkah yang dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat.

Dorongan kepada Golkar itu sekaligus menempatkan partai tersebut dalam posisi strategis untuk membuka komunikasi dengan keluarga Jokowi.

Namun, usulan tersebut merupakan pandangan Ray Rangkuti dalam audiensi, bukan keputusan resmi Fraksi Golkar mengenai penggunaan hak angket.

Polemik ijazah Gibran pun kembali menjadi perhatian politik nasional. Usulan Ray memperlihatkan bahwa penyelesaian persoalan ini tidak hanya dipandang sebagai upaya menjawab pertanyaan mengenai dokumen pendidikan wakil presiden, tetapi juga berkaitan dengan pemulihan reputasi Jokowi di tengah sorotan publik.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com.

(Catur)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait