JurnalLugas.Com – Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem, menegaskan pentingnya sikap jujur dan keterusterangan bagi seluruh kader partainya. Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Partai NasDem yang diadakan di Akademi Bela Negara, Pancoran, Jakarta, Senin, 11 November 2024, Surya Paloh mengingatkan bahwa kejujuran adalah nilai dasar yang harus dimiliki setiap kader.
“Keterusterangan adalah karakter yang harus kita kedepankan daripada kepura-puraan. Itulah hakikat sebenarnya dari gerakan perubahan yang dimulai dari diri kita sendiri,” ujar Surya Paloh di hadapan para kader yang hadir.
Kejujuran sebagai Nilai Hakiki Gerakan Perubahan
Dalam pidatonya, Surya Paloh menekankan bahwa Partai NasDem ingin menjadi institusi yang memberi teladan dalam hal mencintai bangsa dan negara. Kejujuran, menurutnya, adalah nilai yang harus menjadi dasar bagi setiap anggota partai dalam berkiprah.
“Untuk itu, saya berpesan kepada seluruh kader Partai NasDem, di mana pun kalian berada, buktikan sikap suri keteladanan. Ucapan dan tindakan yang kalian tunjukkan merupakan sumbangsih nyata bagi kemajuan bangsa,” lanjutnya.
Kecintaan pada Bangsa sebagai Modal Dasar
Surya Paloh juga mengungkapkan keyakinannya bahwa kesungguhan dalam mencintai tanah air akan membuat Partai NasDem semakin diterima oleh masyarakat luas. Ia berharap, dengan semangat cinta terhadap bangsa, setiap kader dapat memberikan kontribusi yang bermakna.
“Meskipun perjalanan partai ini belum sepenuhnya optimal, kita patut bersyukur atas dukungan masyarakat yang terus mengalir,” ujar Surya Paloh.
Pengakuan atas Perjuangan Kader di Tingkat Daerah
Surya Paloh menambahkan bahwa Partai NasDem memiliki 2.206 kader yang aktif berkiprah di tingkat pusat, provinsi, kabupaten, dan kota. Menurutnya, angka tersebut menjadi bukti konkret bahwa kehadiran Partai NasDem di setiap lini masyarakat memberikan dampak yang berarti.
Dengan pesan-pesan tersebut, Surya Paloh mengajak para kader untuk terus mengedepankan kejujuran, keterbukaan, serta cinta terhadap bangsa dalam setiap langkah dan keputusan yang diambil.






