JurnalLugas.Com – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), bagian dari Grup Sinarmas, mengumumkan rencana penerbitan obligasi dan sukuk mudharabah senilai total Rp3,5 triliun. Dalam prospektusnya yang dirilis melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), DSSA menyebutkan bahwa penerbitan ini bertujuan mendukung berbagai ekspansi bisnis perusahaan.
Rincian Obligasi dan Sukuk Mudharabah
DSSA akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I DSSA Tahap III Tahun 2024 dengan nilai pokok Rp2,54 triliun. Selain itu, perusahaan juga akan menawarkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I DSSA Tahap III Tahun 2024 dengan jumlah pokok Rp959,22 miliar.
Obligasi tersebut akan terdiri dari tiga seri:
- Seri A: Rp199,17 miliar dengan bunga tetap 6,50%.
- Seri B: Rp857,52 miliar dengan bunga tetap 7,50%.
- Seri C: Rp1,48 triliun dengan bunga tetap 8,62%.
Sementara itu, sukuk mudharabah juga dibagi menjadi tiga seri:
- Seri A: Rp199,17 miliar.
- Seri B: Rp366,13 miliar.
- Seri C: Rp393,91 miliar.
Nisbah atau bagi hasil sukuk mudharabah ditawarkan dalam kisaran 12,47% hingga 16,54%, yang setara dengan tingkat imbal hasil obligasi sebesar 6,50% hingga 8,62%.
Penggunaan Dana
Hasil dari penerbitan obligasi dan sukuk ini akan dialokasikan untuk berbagai keperluan strategis, antara lain:
- Pembayaran Pinjaman Bank
Sebanyak 41,7% dari dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk melunasi sebagian pokok dan bunga pinjaman bank. - Ekspansi Bisnis Pusat Data
Sekitar 19,1% dana akan disalurkan ke anak usaha SMSD, yang kemudian diteruskan ke KMG untuk pembangunan dan pengembangan pusat data dengan total kebutuhan dana mencapai USD300 juta. - Pengembangan Jasa Internet
Sebesar 17,1% dana akan digunakan untuk ekspansi bisnis penyediaan layanan internet melalui anak usaha EMR. Dana ini akan dimanfaatkan untuk memperluas jaringan MyRepublic ke wilayah yang belum terjangkau. - Penyertaan Modal dan Pembiayaan Syariah
Sisa dana dari penerbitan akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha entitas anak lainnya, termasuk DSSE, DMCG, DMNG, dan DMGP.
Penjamin Emisi dan Wali Amanat
DSSA menunjuk enam sekuritas sebagai penjamin emisi, yaitu:
- PT Aldiracita Sekuritas Indonesia
- PT BCA Sekuritas
- PT BNI Sekuritas
- PT Mandiri Sekuritas
- PT Indo Premier Sekuritas
- PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Adapun wali amanat untuk penerbitan obligasi dan sukuk adalah PT Bank KB Bukopin.
Jadwal Penerbitan dan Penawaran Umum
Berikut jadwal lengkap penerbitan obligasi dan sukuk mudharabah DSSA:
- Tanggal Efektif: 28 Maret 2024
- Masa Penawaran Umum: 21 November 2024
- Tanggal Penjatahan: 22 November 2024
- Pengembalian Uang Pemesanan: 25 November 2024
- Distribusi Elektronik: 26 November 2024
- Pencatatan di BEI: 28 November 2024
Kinerja Saham DSSA
Pada perdagangan Kamis (21/11), saham DSSA melemah 1,01% ke Rp36.700 per lembar pada pukul 10.44 WIB. Meski sempat menyentuh level tertinggi di Rp37.305, pergerakan saham DSSA cenderung fluktuatif di tengah dinamika pasar.
Penilaian Kredit
Peringkat kredit obligasi DSSA dari Pefindo adalah idAA (Double A), sementara sukuk mudharabah memperoleh peringkat idAA(sy) (Double A Syariah). Peringkat ini mencerminkan prospek yang stabil serta kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjang.
Penerbitan obligasi dan sukuk ini mencerminkan komitmen DSSA untuk memperkuat posisi di sektor energi, teknologi, dan infrastruktur digital. Dengan rencana strategis tersebut, DSSA diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.






