Bintang Puspayoga Isyaratkan Perempuan Bakal Pimpin PDIP Megawati Jadi Acuan

JurnalLugas.Com – Peringatan Hari Ibu tahun ini menjadi momentum penting bagi Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP PDI Perjuangan, Bintang Puspayoga, untuk menyoroti peran perempuan dalam kepemimpinan partai. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa peluang perempuan untuk memimpin partai “moncong putih” tetap terbuka lebar, sejalan dengan tradisi demokrasi di PDIP.

Menurut Bintang, kepemimpinan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang selama ini tidak diragukan telah menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu memegang peranan strategis di tingkat tertinggi. “PDI Perjuangan kan sangat demokratis ya, itu (pendapat) dari bawah anak ranting naik ke ranting, dari ranting ke PAC, melalui DPC ke DPD. Prosesnya begitu, tapi jangan diragukan (perempuan). Buktinya ketum kita terus perempuan,” ujar Bintang, Sabtu, 27 Desember 2024.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  PDIP Konstelasi Kekuasaan Tinjauan Teoretis Sikap Megawati

Kesetaraan Gender di PDIP

Bintang juga menekankan pentingnya kesetaraan gender dalam politik, merujuk pada kalimat-kalimat inspiratif Megawati Soekarnoputri yang sering ia dengar. “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama. Tidak ada yang membedakan laki-laki atau perempuan,” ungkapnya. Pernyataan ini sejalan dengan visi PDIP yang mendorong keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan di berbagai level organisasi partai.

Isu Kongres PDIP 2025

Menyambut Kongres PDIP yang dijadwalkan pada April 2025, Bintang memberikan isyarat bahwa peluang perempuan untuk mempertahankan posisi tertinggi partai tetap kuat. Namun, saat disinggung mengenai penetapan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, sebagai tersangka dalam kasus Harun Masiku, ia menilai hal tersebut tidak akan mempengaruhi proses kongres. “Sepertinya nggak (berpengaruh), lah. Itu nanti ya,” ujarnya singkat.

Komitmen Berkelanjutan

Bintang Puspayoga juga menolak berkomentar lebih jauh mengenai upaya tertentu yang mungkin mengganggu jalannya kongres. Menurutnya, proses pencalonan ketua umum masih berjalan sesuai mekanisme internal partai. Ia menggarisbawahi bahwa tidak ada yang mustahil bagi perempuan untuk terus berkontribusi di ranah politik, selaras dengan semangat Peringatan Hari Ibu.

Baca Juga  Megawati PDIP Jateng Jangan Lagi Bikin Malu Partai

Semangat kesetaraan gender dan demokrasi yang dikedepankan PDIP menunjukkan bahwa partai ini memberikan ruang besar bagi perempuan untuk terlibat aktif. Momentum ini semakin mengukuhkan komitmen PDIP dalam mendorong kesetaraan dan kepemimpinan perempuan.

Untuk informasi lebih lanjut seputar berita politik terkini, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait