JurnalLugas.Com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan apresiasi kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atas dedikasinya dalam mendukung masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki hunian layak. Pernyataan ini disampaikan Ribka saat menghadiri ibadah dan perayaan Natal yang diselenggarakan Kementerian PKP di Jakarta pada Jumat (17/1).
Menteri Maruarar Sirait tengah menjalankan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yaitu menyediakan tiga juta rumah untuk MBR. Menurut Ribka, langkah ini adalah wujud nyata dari keimanan dan keyakinan seorang pemimpin yang bertekad meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Keimanan dan Dedikasi Maruarar Sirait
Ribka menegaskan bahwa kepercayaan Maruarar Sirait dalam mencapai target tiga juta rumah menunjukkan keyakinan yang kuat. Ia mengatakan, “Ketika Tuhan sudah berkehendak, tidak ada yang mustahil.” Keimanan ini menjadi landasan bagi Maruarar untuk terus melangkah, meskipun ada pihak-pihak yang meragukan kemampuannya.
Lebih lanjut, Ribka menilai Maruarar sebagai menteri yang energik dan memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan tugasnya. “Beliau adalah salah satu menteri yang benar-benar bekerja untuk rakyat Indonesia, khususnya dalam mewujudkan kesejahteraan melalui penyediaan hunian layak,” ujarnya.
Dukungan dari Kementerian Dalam Negeri
Ribka menegaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) turut mendukung penuh upaya Maruarar. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian juga memberikan dukungan dalam berbagai kesempatan, termasuk membahas strategi hingga larut malam bersama tim terkait.
Sebagai bentuk konkret dukungan pemerintah, sejumlah kebijakan telah diterapkan, seperti pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi MBR. Kebijakan ini bertujuan mempermudah akses masyarakat dalam memiliki hunian.
“Kemendagri terus mengupayakan regulasi yang mendukung program ini agar memberikan dampak nyata bagi rakyat, termasuk menyiapkan rumah tanpa pajak,” pungkas Ribka.
Program tiga juta rumah ini tidak hanya mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi contoh sinergi antara berbagai kementerian. Dengan langkah ini, diharapkan semakin banyak MBR yang dapat menikmati hunian layak demi masa depan yang lebih baik.
Untuk informasi lebih lanjut tentang program-program pemerintah, kunjungi JurnalLugas.Com.






