JurnalLugas.Com – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia, menegaskan pentingnya transparansi dan ketepatan sasaran dalam distribusi modal usaha awal (bridging) bagi UMKM yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, proses seleksi dan pencairan dana ini harus dilakukan dengan cermat, tanpa menciptakan beban administratif yang berlebihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Proses seleksi UMKM hingga pencairan modal usaha harus tepat sasaran dan tidak memberatkan. Jangan sampai persyaratan administratif yang terlalu rumit justru menjadi hambatan bagi UMKM untuk berkontribusi dalam program ini,” ujar Chusnunia pada Selasa, 28 Januari 2025.
Program MBG ini dirancang untuk menyediakan makanan sehat secara gratis bagi masyarakat, sekaligus memberdayakan UMKM sebagai mitra strategis dalam pelaksanaannya. Modal usaha yang diberikan diharapkan dapat membantu UMKM mengatasi tantangan pembiayaan bahan baku selama tujuh hari pertama pelaksanaan program tersebut.
Dukungan Pemerintah untuk Pemberdayaan UMKM
Chusnunia menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam memberikan bantuan modal awal kepada UMKM. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya mendukung pelaksanaan program MBG, tetapi juga berkontribusi pada pemberdayaan sektor ekonomi mikro.
“Bantuan modal awal ini adalah bukti nyata pemerintah dalam mendukung UMKM untuk memainkan peran penting dalam program Makan Bergizi Gratis. Program ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan akses makanan sehat, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian rakyat,” jelasnya.
Pentingnya Kolaborasi yang Efektif
Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama antara Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian UMKM, dan lembaga perbankan seperti Himpunan Bank Negara (Himbara) – BRI, BNI, Mandiri, dan BTN – dalam memfasilitasi pencairan dana.
“Saya berharap pemerintah dapat memastikan akses permodalan yang mudah dan memperhatikan kelancaran teknis di lapangan. Dengan demikian, program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi UMKM dan masyarakat luas,” tambah Chusnunia.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan melibatkan UMKM sebagai mitra utama, program ini diharapkan mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, baik dari sisi pemberdayaan ekonomi maupun kesehatan masyarakat.
Kolaborasi yang solid antara berbagai pihak terkait serta kebijakan yang berpihak kepada UMKM menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan pendekatan yang tepat, program MBG berpotensi menjadi langkah besar dalam memperkuat ekonomi rakyat dan ketahanan pangan nasional.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini dan inisiatif lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.






