KKB OPM Ancam MBG Papua DPR Pemerintah Tindak Tegas

JurnalLugas.Com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan tegas jika ada ancaman teror dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua.

Pernyataan ini disampaikan pada Jumat, 7 Februari 2025, sebagai respons terhadap potensi gangguan terhadap program yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak Indonesia.

Bacaan Lainnya

Sikap Tegas Pemerintah terhadap Ancaman Keamanan

Menurut Dasco, ancaman terhadap pelaksanaan MBG di Papua tidak dapat ditoleransi. Ia menilai bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk pembangkangan terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita jangan coba-coba diteror, dan kita akan bertindak tegas apabila hal itu dilakukan,” ujar Dasco. Pernyataan ini menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam jika ada upaya menghambat program yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak.

MBG: Program untuk Kesejahteraan Anak-Anak Indonesia

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif Presiden RI, Prabowo Subianto, yang bertujuan memberikan asupan gizi yang cukup bagi anak-anak di seluruh Indonesia, termasuk di Papua.

Baca Juga  Panglima TNI Resmikan 452 SPPG Ratusan Ribu Anak Sekolah Dapat Makan Bergizi Gratis

“Niat baik dari Presiden Prabowo adalah untuk memberikan makan gratis bagi anak-anak Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, termasuk di Papua,” jelas Dasco. Dengan program ini, pemerintah berharap dapat mengatasi masalah gizi buruk yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, terutama di daerah terpencil.

TNI dan Polri Siap Menjaga Keamanan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pihaknya akan tetap fokus menjalankan Program MBG, sementara aspek keamanan sepenuhnya berada di bawah kewenangan TNI dan Polri.

“Hal-hal di luar Program MBG menjadi kewenangan TNI dan Polri,” kata Dadan.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, yang menegaskan bahwa OPM akan berhadapan langsung dengan aparat keamanan jika berusaha mengganggu pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah Papua.

“MBG adalah program universal yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Papua. Kalau ada ancaman-ancaman seperti itu, mereka akan berhadapan dengan TNI/Polri,” ujarnya dalam pernyataan tertulis.

Menhan: MBG Adalah Misi Kemanusiaan

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin juga menegaskan bahwa program MBG tidak boleh dipolitisasi. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia.

Baca Juga  Breaking Prabowo Genjot Layanan Makan Gratis 20 Juta Anak Jadi Target Utama!

“Kami tidak mempedulikan isu-isu politik yang lain, kecuali kami menjalankan tugas kemanusiaan,” ujar Sjafrie usai menghadiri rapat kerja bersama DPR RI dan jajaran TNI di Senayan, Jakarta.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan anak-anak Indonesia, termasuk di Papua. Ancaman terhadap program ini tidak akan dibiarkan, dan pemerintah siap mengambil tindakan tegas untuk menjaga kelancaran pelaksanaannya.

Dengan dukungan TNI dan Polri, pemerintah memastikan bahwa setiap anak Indonesia berhak mendapatkan gizi yang cukup tanpa gangguan dari pihak mana pun.

Baca berita lainnya di Jurnal Lugas

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait