JurnalLugas.Com – Penunjukan Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya sebagai Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog telah dikonfirmasi oleh jajaran Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI). Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan antara TNI dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai bagian dari kerja sama strategis antara kedua institusi.
Penunjukan Dirut Bulog Berdasarkan Nota Kesepahaman
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal TNI Hariyanto, menjelaskan bahwa penunjukan Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya didasarkan pada Nota Kesepahaman (MoU) antara TNI dan Kementerian BUMN. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara instansi militer dan sektor BUMN dalam berbagai bidang strategis, termasuk ketahanan pangan nasional.
Meskipun demikian, Hariyanto tidak merinci secara detail isi dari MoU tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kerja sama ini telah melalui berbagai pertimbangan strategis yang matang.
Alasan Penunjukan Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya
Selain berdasarkan MoU, penunjukan Novi Helmy juga didasarkan pada pengalaman dan kapabilitasnya di bidang pembinaan Babinsa (Bintara Pembina Desa). Dengan jaringan yang luas dan pemahaman mendalam terkait dinamika sosial di tingkat desa, ia dinilai mampu memperkuat peran Bulog dalam memastikan ketahanan pangan nasional.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah menyetujui keputusan ini setelah mempertimbangkan berbagai aspek strategis yang berkaitan dengan kontribusi TNI dalam sektor pangan.
Harapan TNI dalam Program Ketahanan Pangan Nasional
Dengan adanya kepemimpinan baru di Perum Bulog, TNI berharap dapat lebih aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurut Hariyanto, kebijakan ini selaras dengan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas dan ketahanan nasional secara menyeluruh.
“TNI selalu mendukung kebijakan yang berorientasi pada kepentingan nasional, termasuk dalam menjaga ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional,” ujar Hariyanto.
Perubahan Struktur di Perum Bulog
Penunjukan Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya sebagai Dirut Bulog diresmikan melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-30/MBU/02/2025 yang diterbitkan pada 7 Februari 2025. Dalam kepemimpinannya, ia akan didampingi oleh Hendra Susanto yang ditunjuk sebagai Direktur Keuangan.
Selain perubahan dalam jajaran direksi, Kementerian BUMN juga merombak susunan Dewan Pengawas Perum Bulog. Berdasarkan SK Nomor: SK-29/MBU/02/2025, Wicipto Setiadi yang sebelumnya menjabat sebagai Dewan Pengawas digantikan oleh Verdianto Iskandar Bitticaca, seorang purnawirawan Polri yang terakhir menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi.
Keputusan penunjukan Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya sebagai Dirut Bulog merupakan langkah strategis yang diharapkan dapat memperkuat program ketahanan pangan nasional. Dengan pengalaman serta jaringan yang dimilikinya, ia dipercaya mampu membawa Bulog ke arah yang lebih baik dalam mendukung stabilitas pangan di Indonesia.
Untuk berita selengkapnya, kunjungi JurnalLugas.com.






