Khofifah Emil Sambangi Jokowi Strategi Kepemimpinan Penguatan Ekonomi

JurnalLugas.Com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak melakukan silaturahmi dengan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), di kediamannya di Surakarta pada Jumat, 28 Februari 2025. Pertemuan ini dilakukan usai keduanya menghadiri kegiatan retreat, dengan tujuan memperdalam wawasan kepemimpinan dan strategi pembangunan daerah.

Menimba Pengalaman dari Kepemimpinan Jokowi

Khofifah menyebut bahwa pertemuan ini menjadi momen berharga untuk belajar dari pengalaman Jokowi yang telah memimpin Indonesia selama dua periode. Menurutnya, perubahan global, nasional, dan lokal yang terus berkembang menuntut kepala daerah untuk memiliki strategi adaptasi yang kuat.

Bacaan Lainnya

“Kami mendapatkan pengayaan dari pengalaman luar biasa yang beliau miliki, yang tentunya menjadi bekal penting bagi kami dalam memimpin daerah masing-masing,” ujar Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menekankan pentingnya menyiapkan model bisnis sebelum menjalankan program berskala besar. Ia menegaskan bahwa pasar harus dipastikan terlebih dahulu sebelum program dikembangkan lebih luas.

“Beliau berpesan, dalam memulai program besar, model bisnisnya harus dipersiapkan terlebih dahulu. Pasarnya juga harus dipastikan sebelum dikembangkan lebih masif,” kata Khofifah.

Baca Juga  Prabowo SBY Jokowi Kompak Luncurkan BPI Danantara

Penguatan Hilirisasi Industri dan Sektor Agro

Selain membahas strategi kepemimpinan, diskusi juga menyoroti hilirisasi industri serta penguatan sektor agro di Jawa Timur. Menurut Khofifah, sektor industri manufaktur di provinsi ini telah melampaui rata-rata nasional. Oleh karena itu, hilirisasi menjadi langkah penting agar investasi yang masuk dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Di sektor pertanian, Jawa Timur memiliki potensi besar dalam produk unggulan seperti alpukat, durian, salak, kelapa, hingga ikan hias yang sedang diminati pasar. Khofifah optimistis bahwa penguatan sektor ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha kecil.

“Apa yang menjadi rekomendasi dan masukan dari Presiden ke-7 ini akan menjadi perhatian bagi kami untuk diterapkan di Jawa Timur,” tambahnya.

Motivasi untuk Peningkatan Kinerja Pemerintahan

Khofifah juga menekankan bahwa arahan dari Jokowi menjadi dorongan bagi dirinya dan para kepala daerah yang hadir untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.

“Dawuh-dawuh (pesan-pesan) beliau sangat memotivasi kami agar bisa bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih trengginas,” tuturnya.

Menurutnya, silaturahmi ini juga menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Hal ini penting untuk memastikan pembangunan daerah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga  Respon Istana Terkait Mundurnya Airlangga Hartarto dari Ketum Golkar

“Kami optimistis melalui silaturahmi ini jejaring kami akan semakin luas,” katanya.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) RI Arifatul Choiri Fauzi serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Beberapa kepala daerah dari Jawa Timur juga ikut serta, seperti Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, dan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.

Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat untuk memastikan keberlanjutan pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Dengan kolaborasi yang semakin erat, diharapkan Jawa Timur dapat terus berkembang menjadi salah satu provinsi unggulan di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Jurnal Lugas.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait