Arisal Aziz Janjikan Insentif bagi Ninik Mamak Jalankan Tiga Tugas Utama di Ranah Minang

JurnalLugas.Com – Anggota Komisi XIII DPR RI asal Sumatera Barat (Sumbar), Arisal Aziz, menyatakan komitmennya untuk memberikan insentif kepada para ninik mamak atau tokoh adat yang mampu menjalankan tiga peran utama dalam menjaga keberlangsungan adat dan generasi muda di Ranah Minang.

Pernyataan tersebut disampaikan Arisal dalam kunjungannya ke Padang pada Senin, 14 April 2025. Ia menegaskan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan pribadi terhadap peran strategis ninik mamak dalam menjaga nilai-nilai adat Minangkabau di tengah tantangan modernisasi.

Bacaan Lainnya

Tiga Tugas Utama Ninik Mamak

Menurut Arisal Aziz, para ninik mamak di Sumatera Barat harus mampu menjalankan tiga tugas krusial agar dapat menerima insentif tersebut.

“Tugas pertama adalah melindungi, membimbing, dan mengarahkan anak kemenakan dari segala bentuk ancaman seperti narkoba, seks bebas, LGBT, balap liar, dan tawuran,” ujar Arisal.

Baca Juga  Kepercayaan Publik Ke DPR Anjlok Formappi Perubahan Nyata Ditunggu

Ia menilai peran ninik mamak sangat penting dalam membentengi generasi muda Minang dari pengaruh negatif yang semakin meresahkan.

Tugas kedua, lanjutnya, adalah mengambil alih kembali tanah ulayat yang selama ini dikuasai pihak lain. Menurutnya, tanah ulayat adalah warisan penting bagi kaum dan harus disertifikatkan demi mencegah penyerobotan dan konflik di kemudian hari.

“Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) juga mendorong langkah ini agar tidak ada lagi tanah ulayat yang digadai atau diambil sepihak,” ungkapnya.

Adapun tugas ketiga, Arisal menekankan pentingnya ninik mamak menjalankan fungsi dan peran adat sebagaimana mestinya. Ia berharap para pemangku adat dapat menjadi garda terdepan dalam mempertahankan identitas budaya Minangkabau.

Dana Pribadi, Bukan Anggaran Negara

Menanggapi soal sumber dana insentif, Arisal memastikan bahwa bantuan tersebut murni berasal dari kantong pribadinya, tanpa mengambil dari anggaran negara.

“Saya sudah sampaikan, ini dana pribadi. Saya juga akan berdiskusi langsung dengan ketua KAN dan ketua LKAAM Sumbar mengenai besaran nominalnya,” ucapnya.

Baca Juga  Rumah Dinas Dihapus Indra Iskandar DPR RI Kaji Besaran Tunjangan Perumahan Anggota DPR Dikawasan Elite

Dukungan LKAAM Sumbar

Menanggapi gagasan ini, Ketua LKAAM Provinsi Sumbar, Fauzi Bahar, memberikan apresiasi penuh. Ia menyebut langkah tersebut bukan hanya bentuk perhatian kepada ninik mamak, tetapi juga bentuk kasih sayang terhadap anak kemenakan di Sumatera Barat.

“Ini adalah langkah strategis dan patut didukung bersama demi melindungi masa depan generasi muda kita dari bahaya pergaulan bebas dan penyimpangan lainnya,” ujar Fauzi.

Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dan tokoh masyarakat, diharapkan nilai-nilai luhur adat Minangkabau tetap lestari serta mampu menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.


Sumber berita lainnya bisa dibaca di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait