Sekolah Rakyat Lanjutkan Retret Kepsek Targetkan 20 Ribu Siswa KPM

JurnalLugas.Com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan bahwa pelatihan atau retret bagi para kepala sekolah dalam program Sekolah Rakyat akan kembali digelar pada pertengahan Juli 2025. Retret ini menjadi kelanjutan dari upaya pemerintah dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan pendidikan bagi keluarga prasejahtera.

“Juli akan ada 47 lagi, Insya Allah pertengahan Juli nanti ada lagi,” kata Saifullah Yusuf usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (23/6/2025).

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Dua Skema Kurikulum Sekolah Rakyat

Retret tahap kedua ini akan diikuti oleh 47 kepala sekolah tambahan, setelah sebelumnya sebanyak 52 kepala sekolah telah menjalani pembekalan pada 16–20 Juni 2025. Pada pelatihan perdana tersebut, para peserta mendapatkan materi pengenalan konsep Sekolah Rakyat, penguatan karakter, serta pelatihan kedisiplinan.

Menurut Saifullah, fokus pelatihan tahap kedua masih ditujukan khusus bagi kepala sekolah. Sementara untuk para guru, pelatihan akan dilaksanakan secara terpisah dan tersebar di daerah masing-masing.

“Gurunya nanti sendiri. Gurunya ada juga, tapi di daerah masing-masing,” ujarnya.

Program retret ini menjadi bagian integral dari pelaksanaan Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif strategis Kementerian Sosial untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sepanjang tahun ini, program tersebut ditargetkan menjangkau hingga 20 ribu peserta didik di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Bansos Mei Cair! Kemensos-BPS Pastikan Data Penerima Sudah Diperbarui Cek Namamu

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para kepala sekolah dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkarakter, sesuai dengan semangat keadilan sosial yang diusung pemerintah.

Untuk informasi dan berita terbaru lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait