Gibran Obati Rindu Siswa Sekolah Rakyat Solo dengan Donat dan Video Call

JurnalLugas.Com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyambangi Sekolah Rakyat Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso, Solo, Jawa Tengah, Jumat (18/7) malam. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyapa langsung para siswa yang tengah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan berbagi perhatian yang hangat.

Gibran mengatakan bahwa kehadirannya malam itu dilandasi rasa empati terhadap para siswa yang tinggal di asrama dan belum bertemu orang tua selama lima hari terakhir.

Bacaan Lainnya

“Saya yakin kalau malam begini pasti kangen orang tua. Saya juga dulu pernah mengalami, tamat SMP harus sekolah di luar kota, rasa kangennya itu datang pas malam sebelum tidur,” ujar Gibran usai meninjau asrama siswa.

Dalam kunjungan yang berlangsung hingga pukul 21.30 WIB, Gibran tampil santai mengenakan kaus hitam, celana kargo, dan sepatu senada. Ia membawa serta puluhan kotak donat yang dibagikan kepada para siswa sebagai bentuk perhatian kecil namun bermakna.

Tak hanya itu, ia juga memfasilitasi para siswa untuk melakukan panggilan video dengan orang tua mereka, mengingat aturan sekolah yang melarang siswa membawa ponsel pribadi ke dalam asrama.

“Tadi saya sediakan alat untuk video call biar bisa ngobrol sebentar sama orang tuanya. Pasti bisa mengobati rindu setelah lima hari MPLS,” kata Gibran.

Sebelumnya, di hari yang sama, Wapres juga sempat hadir saat makan siang para siswa dalam program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah. Ia terlihat aktif berdialog dengan siswa dan meninjau fasilitas sekolah.

“Tadi siang saya sudah ke sini, lihat mereka makan siang. Nah malamnya saya balik lagi bawa camilan. Kan baru lima hari di sini, saya yakin banyak yang kangen rumah,” ucapnya.

Selama lebih dari satu jam, Gibran berkeliling ke dua asrama putra dan dua asrama putri, membagikan donat satu per satu sambil menyapa hangat siswa yang tampak antusias dengan kehadirannya. Ia juga memberi kesempatan mereka berkomunikasi sejenak lewat video call dengan orang tua.

Sekolah Rakyat memiliki aturan ketat terkait penggunaan ponsel. Siswa dilarang membawa ponsel ke dalam asrama demi membentuk kedisiplinan dan kebiasaan hidup kolektif. Meski demikian, pada jam malam tertentu, orang tua diperbolehkan datang ke sekolah untuk mengantarkan barang yang dibutuhkan anak, dengan syarat hanya bertemu di halaman depan.

Kunjungan Wapres Gibran ini mendapat sambutan hangat dari para siswa dan pihak sekolah. Kehadirannya dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan karakter siswa di lingkungan pendidikan berbasis asrama.

Selengkapnya berita terkini dan eksklusif lainnya di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Roy Suryo & Tifa Ziarah Makam Ibu Presiden ke-7 RI dan Tuding Jokowi Bukan Anak Sudjiatmi Netizen Muak Ini Respon Gibran

Pos terkait